Microsoft akhirnya angkat bicara soal rumor yang belakangan ini ramai banget di internet, soal kabar kalau mereka membatalkan proyek konsol Xbox generasi berikutnya. Isu ini mulai panas setelah beberapa “orang dalam” nyebarin info di media sosial dan forum game, bilang kalau Microsoft lagi kena tekanan finansial dan mulai ngubah arah bisnisnya.
Semuanya bermula dari postingan pengguna NeoGAF bernama SneakersSO, yang dikenal sering ngasih bocoran soal Microsoft dan Xbox. Dia bilang kalau keputusan internal soal masa depan Xbox sekarang lagi nggak jelas, apalagi setelah Call of Duty diumumkan bakal masuk ke Xbox Game Pass di akhir September kemarin. Langkah itu kabarnya ngabisin dana jutaan dolar dan bikin gesekan di dalam perusahaan. Parahnya lagi, proyek konsol baru yang tadinya direncanakan rilis 2026 disebut bisa ketunda atau bahkan direvisi.

Menurut bocoran yang sama, Microsoft sekarang lagi lebih fokus ke pengembangan software dan layanan langganan ketimbang perangkat keras. Jadi, arah bisnisnya mulai mirip kayak tren industri game saat ini yang makin condong ke layanan digital dan cloud gaming. Tapi setelah rumor makin liar, Microsoft akhirnya kasih klarifikasi resmi.
Lewat pernyataan yang dirilis tanggal 5 Oktober, Microsoft menegaskan kalau mereka masih ngerjain konsol baru. “Kami tetap berinvestasi untuk masa depan konsol dan perangkat Xbox yang dikembangkan langsung oleh tim internal kami,” tulis Microsoft. Mereka juga nyebutin kalau kerja sama dengan AMD yang diumumkan pertengahan 2025 lalu masih jalan terus, dan jadi bagian penting buat generasi Xbox selanjutnya yang katanya bakal punya performa dan visual jauh lebih keren.

Pernyataan ini datang di tengah situasi yang lagi agak goyah buat Xbox. Awal Oktober lalu, harga Game Pass naik cukup tinggi, dari $19,99 jadi $29,99 per bulan untuk versi Ultimate. Nggak heran, banyak pengguna langsung protes dan berbondong-bondong ngebatalin langganan sampai bikin situs Xbox sempat down. Beberapa pemain juga mulai nemuin iklan Game Pass di menu utama mereka, yang dianggap agak “putus asa” buat ngejaga pelanggan biar nggak kabur.
Situasinya makin panas setelah Costco, salah satu retailer besar di Amerika, mendadak ngehapus semua konsol Xbox dari toko dan situsnya. Alasan resminya cuma “keputusan bisnis”, tapi langkah itu malah makin nyulut spekulasi kalau penjualan Xbox lagi seret atau ada perubahan strategi besar. Meski begitu, lewat klarifikasi resminya, Microsoft tetap yakin kalau masa depan Xbox masih di jalur yang benar. Konsol baru kabarnya tetap dikembangkan — cuma mungkin arah dan visinya bakal sedikit berbeda.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/microsoft-buka-suara-soal-isu-tidak-akan-bikin-konsol-xbox-lagi/