Hacker Bocorin Data, GTA Online Raup Pendapatan 22 Miliar Rupiah Sehari

Data bocoran terbaru bikin komunitas kaget: Rockstar Games ternyata masih “cetak duit” gila-gilaan dari GTA Online. Berdasarkan leak dari grup hacker ShinyHunters, game yang rilis sejak 2013 ini disebut bisa menghasilkan lebih dari USD 1 juta per hari. Angkanya bahkan tembus sekitar USD 1,3 Juta atau sekitar 22 Miliar Rupiah harian, angka yang sangat tinggi.

Kebocoran ini mulai muncul 11 April, saat ShinyHunters mengklaim berhasil masuk ke server cloud milik Rockstar dan mengambil sejumlah data internal. Rockstar sendiri sempat merespons dan bilang yang bocor cuma “informasi non-material” dalam jumlah terbatas, serta tidak berdampak ke player maupun operasional. Tapi tak lama setelah itu, data-detailnya tetap beredar luas di komunitas.

Beberapa user forum, termasuk Lexiture di GTA Forums, mulai ngecek file yang bocor dan ngerangkum angkanya. Bahkan media seperti Kotaku juga sudah konfirmasi kalau angka yang beredar cocok dengan data leak tersebut. Dari periode September 2025 sampai April 2026, performa GTA Online benar-benar kelihatan masih gila.

Revenue GTA Online (estimasi dari leak):

  • Rata-rata harian: USD 1.319.322 (± 22,4 Miliar Rupiah)
  • Rata-rata mingguan: USD 9.592.109 (± 163,1 Miliar Rupiah)
  • Mingguan terendah: USD 4.799.298 (± 81,6 Miliar Rupiah)
  • Mingguan tertinggi: USD 27.889.761 (± 474,1 Miliar Rupiah)
  • Estimasi tahunan: ± USD 498,8 juta (± 8.479 Miliar Rupiah)

Angka hampir 474 Miliar Rupiah dalam seminggu jelas bukan typo. Ini nunjukin kalau GTA Online masih jadi mesin uang utama Rockstar sampai sekarang.

Kalau dibandingin sama Red Dead Online, bedanya jauh banget. Dalam periode lebih panjang (Juni 2024–Maret 2026), Red Dead Online cuma rata-rata sekitar USD 507.193 per minggu (± 8,6 Miliar Rupiah), atau kira-kira USD 26,4 juta per tahun (± 448,8 Miliar Rupiah). Artinya GTA Online unggul hampir 19 kali lipat secara mingguan. Ini juga jadi alasan masuk akal kenapa Rockstar pelan-pelan ninggalin update besar untuk Red Dead Online.

Yang lebih menarik lagi, cuma sekitar 4% player GTA Online yang benar-benar ngeluarin uang. Tapi justru dari “whales” kecil inilah hampir setengah miliar dolar per tahun bisa terkumpul. Ditambah lagi, leak juga nyebut kalau dari 2014 sampai 2024, Rockstar sudah dapet lebih dari USD 5 miliar cuma dari penjualan Shark Card—atau sekitar ± 85.000 Miliar Rupiah.

Breakdown platform (mingguan):

  • PS5 — 3,47 juta pemain | USD 4.486.346 (± 76,3 Miliar Rupiah)
  • PS4 — 1,88 juta pemain | USD 973.308 (± 16,5 Miliar Rupiah)
  • Xbox Series X — 1,12 juta pemain | USD 1.867.947 (± 31,7 Miliar Rupiah)
  • Xbox One — 1,02 juta pemain | USD 918.373 (± 15,6 Miliar Rupiah)
  • PC — 894 ribu pemain | USD 264.273 (± 4,5 Miliar Rupiah)

Dari sini kelihatan banget kalau player console, terutama PS5, jauh lebih royal dibanding PC. Walau jumlah player PC mendekati 900 ribu per minggu, revenue-nya paling kecil. Pola ini juga bisa jadi alasan kenapa Grand Theft Auto VI rilis dulu di console sebelum akhirnya nyusul ke PC.

Perlu diingat, semua angka ini belum dikonfirmasi resmi oleh Rockstar. Meski banyak pihak percaya datanya legit, tetap saja statusnya masih sebatas bocoran. Tapi kalau melihat tren GTA Online selama ini, angka-angka tersebut terasa… masuk akal.

Sumber: GTA Forum via Kotaku

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/hacker-bocorin-data-gta-online-raup-pendapatan-22-miliar-rupiah-sehari/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *