Mundfish bersama publisher 4Divinity baru saja resmi merilis DLC keempat sekaligus penutup untuk cerita Atomic Heart berjudul “Blood on Crystal.” DLC ini menjadi bagian terakhir dari Atomic Pass dan menghadirkan durasi terpanjang dibandingkan DLC sebelumnya dengan lebih dari 8 jam gameplay. Dirilis untuk PlayStation 5, PlayStation 4, Xbox Series X|S, Xbox One, serta PC, konten ini membawa pemain kembali ke dunia distopia Facility 3826 untuk menghadapi klimaks cerita.
Dalam DLC ini, pemain kembali berperan sebagai P-3 yang bersama sekutunya harus menelusuri area baru seperti Wave Platform dan Crystal Complex. Misi utama mereka adalah menghentikan CHAR-les dalam upaya terakhir menyelamatkan umat manusia dari kehancuran total. Cerita penutup ini menjanjikan pengungkapan besar terkait rencana jahat CHAR-les serta memperdalam lore dunia Atomic Heart.
Dari sisi gameplay, “Blood on Crystal” memperkenalkan musuh baru bernama Polymorphs, sosok makhluk hasil eksperimen yang mampu berubah bentuk menggunakan elemen berbeda. Kemunculan mereka memaksa pemain untuk menyesuaikan strategi bertarung secara dinamis. Untuk menghadapi ancaman ini, pemain juga mendapatkan akses ke skill glove dan senjata yang lebih kuat, termasuk pertarungan melawan bos-bos paling menantang di gamenya sejauh ini.
Bersamaan dengan perilisan DLC-nya, Atomic Heart juga merilis edisi lengkap lewat Ultimate Edition yang mencakup seluruh DLC, artbook digital, serta berbagai aksesoris senjata dan glove. Selebihnya para pemilik soundtrack game juga mendapatkan Volume 6 secara gratis yang berisi musik khas dengan aransemen rock dari lagu-lagu Soviet. DLC “Blood on Crystal” kini sudah tersedia di semua platform digital, menandai akhir perjalanan cerita utama Atomic Heart yang sudah dibangun selama beberapa tahun.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/atomic-heart-rilis-dlc-blood-on-crystal-yang-jadi-penutup-cerita-utamanya/