Wawancara The Elder Scrolls Online dengan ZeniMax - 2026 Akan Jadi Perubahan Besar

The Elder Scrolls Online lagi bersiap masuk ke fase paling berani sepanjang perjalanannya. Tahun 2026 bukan cuma jadi penanda update baru, tapi juga titik balik besar soal bagaimana game ini akan berkembang ke depan. Kami melakukan tanya jawab bersama Director Nick Giacomini dan Executive Producer Susan Kath, terasa banget kalau ESO sedang meninggalkan pola lama yang selama bertahun tahun terasa aman, lalu bergerak ke arah yang lebih terbuka, lebih fleksibel, dan jauh lebih ramah untuk semua tipe pemain.

Perubahan yang dibicarakan bukan sekadar soal fitur atau konten tambahan. Ini soal cara berpikir baru, dari model tahunan yang kaku ke sistem seasonal yang lebih lincah dan responsif. Mulai dari konten gratis untuk semua pemain, pengaturan tingkat kesulitan yang bisa dipilih sendiri, sampai fokus besar ke core game, ESO 2026 diposisikan sebagai awal era baru. Bukan revolusi yang memutus masa lalu, tapi evolusi besar yang dibangun dari pelajaran bertahun tahun di Tamriel. Seperti detailnya? Mari simak wawancara kami!

Era Baru The Elder Scrolls Online Dimulai dari 2026

Memasuki tahun 2026, The Elder Scrolls Online bersiap masuk ke fase paling besar sepanjang perjalanannya. Lewat obrolan panjang bersama Director Nick Giacomini dan Executive Producer Susan Kath, satu hal langsung terasa sangat jelas. ESO benar benar sedang meninggalkan pola lama dan membuka pintu ke arah yang jauh lebih terbuka, fleksibel, dan ramah untuk semua pemain.

Perubahan ini bukan sekadar ganti sistem atau nama update. Ini adalah perubahan cara berpikir. Model tahunan yang selama ini mengandalkan chapter besar mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya, ESO bergerak ke model seasonal yang lebih adaptif dan lebih cepat merespons kebutuhan pemain. Bukan perubahan mendadak, tapi evolusi besar yang disiapkan secara bertahap.

Konten Gratis untuk Semua dan Akhir dari Content Pass

Salah satu keputusan paling besar adalah dihapusnya content pass mulai 2026. Susan menjelaskan bahwa content pass sebenarnya hanya solusi sementara di masa transisi. Format tersebut masih terasa seperti chapter lama, dan itu tidak sejalan dengan arah baru yang ingin mereka tuju. Mulai 2026, sistem itu benar benar dihentikan.

Semua konten baru akan langsung masuk ke base game. Artinya, siapa pun yang sudah membeli gamenya bisa menikmati update tanpa harus memikirkan beli ini beli itu lagi. Tidak ada lagi kebingungan soal akses konten. Susan bahkan menyebut ini sebagai proses penyederhanaan besar agar pemain bisa langsung main tanpa ribet.

Nick menambahkan bahwa keputusan ini lahir dari banyak masukan pemain selama bertahun tahun. Banyak yang merasa model lama terlalu memecah komunitas dan menyulitkan main bareng teman. Dengan semua konten terbuka, ESO ingin memastikan Tamriel jadi ruang bermain yang benar benar inklusif.

Tingkat Kesulitan yang Bisa Dipilih, Bukan Dipaksakan

Soal difficulty, tim ESO sangat sadar bahwa pemainnya datang dari latar yang sangat beragam. Ada yang hardcore, ada yang santai, ada yang hanya fokus cerita, dan ada juga yang hanya main di mode tertentu. Mencari satu tingkat kesulitan yang cocok untuk semua jelas tidak mungkin.

Karena itu, ESO 2026 mulai memperkenalkan pendekatan berbasis pilihan. Pemain bisa menentukan sendiri mau sejauh apa tantangan yang ingin mereka hadapi. Overland Difficulty menjadi salah satu langkah awal. Ini adalah opsi tambahan, bukan kewajiban. Bagi yang ingin tantangan lebih besar, akan ada tingkat kesulitan lebih tinggi dengan reward yang sepadan.

Nick menegaskan bahwa versi awal Overland Difficulty ini baru permulaan. Masih banyak ruang untuk dikembangkan, dan mereka sengaja merilisnya lebih awal agar pemain bisa langsung memberi masukan. Semua akan berkembang bersama feedback komunitas.

Solo Dungeon dan Kebebasan Menikmati Konten

Selain Overland Difficulty, ESO juga memperkenalkan konsep solo dungeon. Tujuannya sederhana tapi penting, memberi ruang bagi pemain yang ingin menikmati dungeon dengan caranya sendiri. Ada story mode yang lebih ringan untuk yang ingin fokus cerita, dan ada tier lebih tinggi untuk yang mencari tantangan dan reward ekstra.

Struktur reward untuk solo dungeon tidak akan sepenuhnya sama dengan dungeon empat orang. Nick menyebut ini masih dalam tahap diskusi internal. Namun arah besarnya jelas, memberikan opsi, bukan menggantikan konten lama.

Soal companion, tim ESO mengaku masih membahasnya. Namun Nick secara jujur mengatakan bahwa mereka condong ke arah mengizinkan companion ikut di solo dungeon, meski keputusan final belum diambil.

Night Market sebagai Zona Eksperimen yang Berani

Night Market menjadi salah satu fitur paling unik di 2026. Ini bukan sekadar zona baru, tapi event zone dengan waktu terbatas. Night Market dirancang lebih padat, lebih menantang, dan lebih mendorong interaksi antar pemain.

Zona ini tetap bisa dimainkan solo, tapi secara alami akan mendorong soft grouping. Ada puzzle, event publik besar, boss roaming, hingga sistem layered yang membuka area baru seiring progres. Pemain juga harus memilih faksi, lalu bersaing dalam race untuk menentukan siapa yang paling unggul di akhir event.

Nick menyebut Night Market sebagai ruang eksperimen. Karena sifatnya terbatas waktu, tim bisa mencoba ide ide baru, mengukur respons pemain, lalu membawa hal terbaik ke konten masa depan. Bahkan ada rumah yang terintegrasi langsung dengan zona ini, dan menurut Nick, itu salah satu bagian paling keren.

Event Lebih Segar dan Sistem Trade Bar Pengganti Event Ticket

Event tetap jadi bagian penting dari ESO, tapi di 2026 formatnya mulai disesuaikan dengan model seasonal. Event favorit seperti Witches Festival, New Life, Jester Festival, hingga Anniversary tetap hadir. Namun akan ada dua event baru, termasuk Hearts Day dan satu event bertema pertempuran laut yang masih dirahasiakan.

Untuk mengurangi rasa capek dan tekanan, sistem event ticket dihapus. Sebagai gantinya, ESO memperkenalkan trade bar. Tidak ada lagi batas maksimum, tidak bisa dibeli dengan crown, dan fungsinya lebih luas. Nick menyebut sistem lama sering membuat event terasa seperti kewajiban, dan itu yang ingin mereka hilangkan.

Susan menambahkan bahwa akan ada jalur transisi yang adil dari event ticket ke trade bar. Detailnya akan dijelaskan lebih dekat ke waktu implementasi.

Battle Pass, ESO Plus, dan Progres yang Lebih Ramah

Battle Pass di ESO juga mengalami perubahan besar. Battle Pass yang sudah dibeli tidak akan pernah hilang. Pemain bisa kembali ke battle pass lama kapan saja dan menyelesaikannya sesuai keinginan.

Untuk pelanggan ESO Plus, harganya tetap sama. Namun ada bonus baru. Setiap total 12 bulan berlangganan, tidak harus berturut turut, pemain akan mendapatkan token untuk upgrade ke Premium Plus Battle Pass. Ini jadi bentuk apresiasi bagi pemain setia tanpa memaksa mereka terus aktif tanpa jeda.

Cross Platform Masih Panjang Jalannya

Soal cross platform, Susan menjelaskan bahwa ini sedang dikerjakan secara aktif, tapi sangat kompleks. ESO sejak awal tidak dibangun dengan fondasi cross play. Masalah ekonomi server, nama guild, hingga perbedaan pasar antara PC dan konsol semuanya harus dibereskan satu per satu.

Yang pasti, cross platform tidak akan hadir di 2026. Namun pemain mungkin akan mulai melihat pengujian awal di test server seiring berjalannya waktu.

Tamriel Belum Selesai Bertumbuh

Meski 2026 tidak secara eksplisit menjanjikan zona baru, Nick menegaskan bahwa Tamriel belum selesai. Masih banyak wilayah yang belum dijelajahi dan sangat ingin mereka buka suatu hari nanti. Bahkan dalam 12 sampai 13 bulan ke depan, kemungkinan itu tetap terbuka.

Cerita dan eksplorasi wilayah baru tetap jadi inti ESO. Tim tidak punya niat meninggalkan aspek tersebut, justru ingin membawanya dengan pendekatan yang lebih segar.

Masa Depan The Elder Scrolls Online

Semua perubahan ini berakar dari satu kesadaran besar. Tahun transisi sebelumnya belum cukup. Pemain ingin lebih. Lebih rewarding, lebih fleksibel, dan lebih didengar. Nick mengakui bahwa fitur seperti subclassing membuka pilihan, tapi juga membawa masalah baru. Choice harus terasa fun dan benar benar viable.

Karena itu, 2026 bukan soal revolusi, tapi evolusi. Investasi besar ke core game, class, solo dungeon, overland difficulty, PVP progression, dan sistem reward jadi fokus utama. Model seasonal memberi ruang bagi tim untuk tidak lagi terikat siklus 18 bulan dan lebih leluasa memperbaiki fondasi game.

Susan menutup dengan nada optimis. Setelah dua tahun di studio, ia mengaku belum pernah seantusias ini. Game jam internal, ide ide baru, dan semangat tim membuat 2026 terasa seperti awal petualangan baru. Nick pun sepakat. Setelah lebih dari satu dekade bersama ESO, ini adalah momen yang paling menegangkan sekaligus paling menyenangkan.

ESO 2026 bukan sekadar update. Ini adalah janji bahwa Tamriel akan terus hidup, tumbuh, dan berevolusi bersama para pemainnya.


The Elder Scrolls Online bisa kamu mainkan di PlayStation, Xbox, dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/wawancara-the-elder-scrolls-online-dengan-zenimax-2026-akan-jadi-perubahan-besar/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *