Preview CODE VEIN II - Tetap Familiar Sembari Bawa Evolusi Besar!

Dalam sesi media hands-on terbaru untuk CODE VEIN II di markas Bandai Namco, kami telah menghabiskan sekitar tiga jam untuk memainkan gamenya. Selama sesi tersebut kami mencoba berbagai fitur utama mulai dari kustomisasi karakter, tutorial dasar, eksplorasi dunia, hingga menghadapi dua pertarungan boss menantang. Pengalaman ini cukup untuk memberikan gambaran awal yang solid mengenai sistem, arah desain, dan inti gameplay sekuel resmi dari CODE VEIN yang lumayan dinanti.

Sebagai kelanjutan franchisenya, game ini tetap mempertahankan identitas dunia “Revenant × post-apocalyptic”, namun kini hadir dengan fokus cerita yang lebih besar. Jika sebelumnya cerita berkutat pada krisis kelangsungan hidup para vampir, kali ini ancaman berskala global dengan aspek manipulasi waktu menjadi fokus utama cerita. Dari versi hands-on yang kami mainkan, terlihat jelas kalau Code Vein 2 masih setia pada pondasi seri, sembari bergerak ke arah gameplay yang lebih action-oriented, intuitif, dan ramah bagi pemain baru.

Nuansa Dunia Post-Apocalyptic Baru

CODE VEIN II menghadirkan cerita baru berbasis standalone, tapi tetap membawa elemen khas seri seperti Revenant, pemburu Revenant, serta struktur narasi yang familiar dengan para fans. Pada masa lalu, sebuah fenomena misterius bernama The Resurgence menyebar ke seluruh dunia yang mengubah manusia dan hewan menjadi makhluk mengerikan dengan sebutan Horrors. Peradaban berada di ambang kehancuran hingga para Revenant yang selama ini bersembunyi dalam bayangan muncul dan berhasil menyegel The Resurgence, sehingga menciptakan perdamaian yang rapuh.

Seratus tahun kemudian, segel tersebut mulai melemah. Cocoon yang menahan The Resurgence kini meledak satu per satu sehingga mengancam kepunahan dunia. Dari dalamnya tertidur Offspring of The Resurgence, makhluk dengan asal-usul misterius yang hanya diketahui segelintir Revenant.

Demi menghentikan bencana besar ini, sang protagonis bersama partner-nya yaitu Lou harus melakukan perjalanan waktu 100 tahun ke masa lalu, di mana mereka kembali ke era para pahlawan yang pertama kali menyegel The Resurgence. Misi mereka hanyalah satu, yaitu menghancurkan Cocoon dan mengalahkan Horrors sebelum dunia benar-benar musnah.

CODE VEIN II menawarkan desain level yang lebih terbuka, lengkap dengan fast travel dan minim paksaan progres cerita. Panduan objektif tetap minimalis, mengandalkan cutscene, tata level, pencahayaan, dan desain lingkungan untuk mengarahkan pemain secara alami.

Mini-map dan navigator hanya menampilkan jalur yang sudah dijelajahi, tapi tetap cukup membantu tanpa mengganggu eksplorasi. Sistem menu juga disederhanakan di mana bagian kiri dikhususkan untuk equipment, tengah untuk statistik dan skill, dan kanan untuk atribut karakter, membuat UI lebih mudah dibaca dibandingkan game sebelumnya.

Lalu dari sisi presentasi, CODE VEIN II menunjukkan perubahan style artistik yang lumayan terasa meski masih melibatkan desainer karakter lama. Sentuhan anime yang kuat kini digantikan dengan desain 3D yang lebih realistis. Latar dunia tetap kelabu, sunyi, dan penuh reruntuhan industri sehingga memperkuat atmosfer post-apocalyptic yang menekan. Meski imersi meningkat, beberapa detail lingkungan dan model karakter masih terlihat kasar dalam versi hands-on ini, tapi optimasi lanjutan kemungkinan besar masih akan hadir di versi final.

Kustomisasi Karakter yang Bebas

Seperti pendahulunya yang terutama mendapat pujian besar di bagian ini, CODE VEIN II tetap membawa fitur kustomisasi karakter sejak awal permainan yang pasti akan membuatmu sibuk. Dari sini para pemain bebas mengatur gaya rambut, warna rambut, bentuk wajah, tinggi dan berat badan, hingga ukuran dada dan pinggul.

Tidak hanya itu, beragam aksesori seperti hiasan rambut, variasi mata, topeng, dan halo dapat digunakan untuk menciptakan karakter yang benar-benar unik. Tingkat kebebasan ini tetap menjadi daya tarik utama, terutama bagi pemain yang gemar menghabiskan waktu merancang avatar sesuai selera pribadi.

Lebih dalam Mengenai Sistem Combat

Dibandingkan ARPG modern yang mengandalkan kombo cepat dan cancel instan, CODE VEIN II tetap mempertahankan style gameplay yang berat dan penuh komitmen. Peralihan antara menyerang, menghindar, dan bertahan tidak terasa instan karena adanya prioritas input yang ketat.

Serangan berat dan skill kuat memiliki waktu pemulihan yang sudah ditentukan. Kesalahan pada timing tentunya bisa membuat pemain gagal menghindar dan terpaksa menerima serangan musuh. Pendekatan ini menekankan timing dan penentuan posisi, jadinya bukan sekedar refleks cepat atau spam kombo. Bagi pemain baru, kesalahan kecil terutama saat melawan musuh atau boss yang belum dikenal bisa terasa begitu mengancam.

Blood Code juga kembali menjadi inti sistem combat yang berfungsi layaknya kelas yang menentukan statistik utama seperti Strength, Dexterity, Mind, Willpower, Vitality, dan Fortitude. Statistik ini berpengaruh pada penggunaan senjata, equipment, serta performa karakter secara keseluruhan. Tidak seperti sistem Souls dengan alokasi atribut bebas, pemain cukup mengganti Blood Code untuk mengubah build secara instan.

Perubahan terbesar di CODE VEIN II untuk sistem ini adalah bagaimana Blood Code tidak lagi mengikat skill atau magic. Sistem Gifts kini digantikan Weapon Formae di mana setiap senjata memiliki set skill uniknya sendiri. Skill terbagi menjadi pasif dan aktif, sementara skill aktif dibagi lagi menjadi serangan, buff, dan magic.

Menariknya lagi, satu senjata bisa memiliki beberapa konfigurasi Weapon Formae yang bisa dikustomisasi dengan bebas. Hasilnya sekarang manajemen skill terasa jauh lebih sederhana dan intuitif, sementara Blood Code kini lebih fokus pada arah progress statistik.

Pilihan senjata sangat menentukan gaya bermainmu. Dalam demo yang kami mainkan tersedia pedang one handed tangan, pedang two handed, dual swords, bayonet rifle, great hammer, hingga rune sword. Senjata ringan mengutamakan kecepatan dan mobilitas, sementara senjata berat memberikan damage besar dengan risiko timing yang lebih ketat. Senjata jarak jauh seperti bayonet rifle memungkinkan pendekatan taktis dari jarak menengah hingga jauh.

Jail dan Sistem Ichor

Fitur baru bernama Heart Jail (Jail) menjadi elemen ketiga yang menentukan gaya bertarung yang dibuat berdampingan dengan Blood Code dan senjata. Setiap Jail memiliki pola serangan dan potensi damage berbeda, dengan fungsi utama menyerap darah musuh untuk menghasilkan Ichor alias sumber daya yang dibutuhkan untuk mengaktifkan skill.

Siklus pertarungan pun sekarang adi lebih jelas di mana kamu perlu Serap darah → Dapatkan Ichor → Gunakan skill → Ichor habis → Serap lagi. Dengan menggabungkan sistem Blood Veil dan serangan darah ke dalam Jail, CODE VEIN II berhasil menyederhanakan mekanik tanpa mengorbankan kedalaman gameplay.

Sistem Partner yang Lebih Taktikal

Sistem partner tentunya kembali hadir. Companion akan bertarung bersama pemain dan bisa menghidupkan kembali karakter saat HP mencapai nol. Hanya saja kemampuan ini terbatas, karena setiap kebangkitan berikutnya memulihkan HP lebih sedikit, dan setelah sekitar 3–4 kali revive, partner tidak bisa lagi menyelamatkan karaktermu.

Selain itu kamu juga bisa memilih untuk bergabung (merge) dengan partner untuk meningkatkan kemampuan karakter. Sistem ini ditampilkan melalui HP bar berwarna kuning menunjukkan HP pemain, sementara warna biru berfungsi sebagai shield dari partner. Selama perisai ini aktif, pemain juga mendapatkan bonus dari Link Traits milik companion. Lalu jika bar biru habis, efek Link Traits ikut menghilang.

Impresi Sejauh Ini

Dari sesi hands-on ini, CODE VEIN II menunjukkan arah evolusi jelas lewat sistem yang lebih terintegrasi, lebih mudah dipahami, tapi di saat bersamaan tetap mempertahankan identitas dan kedalaman khas franchisebnya. Meski ritme pertarungan, kualitas visua, dan kemulusan animasi masih butuh penyesuaian, penyederhanaan Blood Code, sistem Jail, skill berbasis senjata, dan eksplorasi yang lebih bebas menjadi peningkatan yang terasa sangat signifikan.

Jika versi final mampu menyempurnakan beberapa bagian yang kami sebut tadi, maka CODE VEIN II berpotensi menjadi langkah selanjutnya yang solid baik bagi pemain lama maupun pendatang baru di dunia Revenant. Bagi yang tertarik dengan gamenya tidak perlu menunggu lama, karena CODE VEIN II sudah ditargetkan rilis pada 30 Januari nanti untuk PlayStation 5, Xbox Series, dan PC.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/preview-code-vein-ii-tetap-familiar-sembari-bawa-evolusi-besar/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *