Wawancara Eksklusif Fallout 76 dengan Bethesda - Makin Berkembang, Lebih Rame, Konten Baru Terus Datang

Fallout 76 sekarang sudah beda jauh dibanding beberapa tahun lalu. Update terus jalan, konten makin numpuk, dan Appalachia terasa makin hidup. Pemain lama yang balik lagi bakal kaget lihat seberapa banyak perubahan yang terjadi, sementara pemain baru bisa langsung masuk tanpa harus pusing mikirin masa lalu game ini.

Creative Director – Jon Rush
Creative Director – Jon Rush

Lewat wawancara eksklusif bareng Jon Rush – Creative Director dan Bill LaCoste – Lead Producer, kelihatan jelas kalau Fallout 76 masih terus didorong ke depan. Mulai dari ekspansi Burning Springs, pemain baru yang makin banyak, sampai rencana ke depan di konsol generasi baru, semuanya nunjukin satu hal, Fallout 76 belum selesai dan masih punya banyak cerita buat dijalanin.

Appalachia yang Terus Berubah dan Makin Percaya Diri

Buat Jon Rush dan Bill LaCoste, kondisi Fallout 76 hari ini adalah hasil dari proses panjang yang tidak pernah benar benar berhenti. Mereka melihat game ini sebagai sesuatu yang terus tumbuh, bukan produk yang diam di tempat. Setiap update selalu jadi momen buat memperbaiki sistem lama, memperluas konten yang sudah ada, dan menambahkan hal baru supaya dunia Appalachia tetap terasa hidup.

Jon bahkan bilang kalau pemain yang sudah lama tidak login bakal kaget melihat perubahannya. Ada yang absen setahun dan menemukan banyak hal baru, ada juga yang pergi beberapa tahun lalu lalu balik dan bertanya dalam hati, ini game apa sih, kok rasanya beda banget.

Menurut Jon, Appalachia sekarang ada di kondisi terbaiknya sepanjang sejarah Fallout 76. Game ini terus berubah seiring waktu, dan perubahan itu justru jadi identitas utamanya. Fallout 76 hari ini bukan cuma soal bertahan hidup, tapi soal dunia yang terus berevolusi mengikuti pemainnya. “It’s always changing,” kurang lebih begitu nada Jon saat menjelaskan bagaimana timnya melihat Fallout 76 saat ini.

fallout 76

Popularitas TV Series Fallout 

Popularitas serial Fallout ikut membawa sorotan baru ke Fallout 76, tapi Jon menegaskan kalau koordinasi langsung dengan tim serial tidak terlalu intens. Alasannya sederhana, Fallout 76 berada jauh di masa lalu dibandingkan cerita serial tersebut. Mereka ada di era wasteland yang berbeda, di lokasi yang berbeda, dan fokus pada cerita Fallout versi mereka sendiri. Justru jarak waktu ini yang bikin tim game lebih leluasa bereksperimen tanpa takut menabrak lore.

Meski begitu, tetap ada ruang buat saling menyapa. Salah satu contohnya adalah kehadiran Walton Goggins sebagai Ghoul di konten Burning Springs. Secara lore, itu masuk akal karena Ghoul memang bisa hidup sangat lama.

Tapi Jon juga menekankan kalau timnya ekstra hati hati. Mereka selalu memastikan tidak menyentuh cerita yang mungkin sedang atau akan dipakai di serial. Jadi memang tidak ada kerja bareng secara rutin, tapi ada kesadaran satu sama lain tentang apa yang sedang dikerjakan di semesta Fallout yang sama.

Membuat Fallout 76 Lebih Ramah untuk Pendatang Baru

Bill LaCoste menjelaskan kalau dalam beberapa tahun terakhir, fokus besar tim adalah bikin Fallout 76 lebih gampang didekati pemain baru. Banyak perubahan dilakukan pelan pelan, mulai dari rebalancing senjata dan armor, sampai ke rasa gunplay itu sendiri. Senjata kaliber besar sekarang terasa lebih enak dipakai, recoil dan spread-nya lebih terkendali, jadi pemain bisa langsung nyaman sejak awal.

Perubahan besar juga terjadi di sistem perk yang dirombak supaya lebih relevan dan mudah dipahami. Penempatan karakter di awal game ikut disesuaikan, jadi pemain baru tidak bingung harus ngapain setelah keluar dari vault. Bahkan ada Ghoul yang sengaja ditempatkan dekat pintu keluar vault supaya pemain langsung sadar ada konten baru yang bisa dijelajahi.

Ditambah lagi, hutan awal game dilindungi dari serangan nuklir, tutorial diperlambat, notifikasi aktivitas dunia ditambahkan, dan akses ke public team dibuat lebih mudah. Semua ini dirancang supaya pemain baru bisa cepat nyemplung ke dunia Fallout 76 tanpa merasa kewalahan.

fallout 76

Nikmati Perjalanannya, Tidak Perlu Terburu Buru

Kalau bicara soal tips untuk pemain baru, Bill punya pesan yang simpel tapi penting. Tidak perlu merasa harus langsung ikut event besar atau ngejar Scorchbeast Queen begitu keluar dari vault. Fallout 76 punya tujuh tahun konten, dan semuanya tidak akan habis dalam waktu singkat. Lebih baik jalan santai, eksplorasi dunia, ikuti quest utama, dan nikmati prosesnya.

Bill juga menyarankan pemain baru untuk langsung bergabung dengan public team. Cara ini bikin belajar game jadi lebih cepat, fast travel lebih gampang, dan tentu saja bisa ketemu pemain lain buat main bareng. Jon menambahkan dengan nada bercanda, kalau ketemu tempat bernama Deathclaw Island di awal permainan, santai saja, nikmati eksplorasinya. Pesan besarnya jelas, Fallout 76 bukan game yang harus dikejar ke garis akhir, tapi dinikmati langkah demi langkah.

fallout 76

Komunitas Global dan Pertumbuhan di Asia Tenggara

Lonjakan pemain baru terasa di banyak wilayah, termasuk Asia Pasifik dan Asia Tenggara. Bill melihat pemain dari region ini tidak cuma datang lalu pergi, tapi benar benar bertahan. Banyak dari mereka yang awalnya tidak pernah main Fallout 76, lalu tertarik setelah melihat liputan media atau serial TV, kemudian masuk ke game, menemukan teman baru, membangun C.A.M.P, dan berpetualang bersama.

Menurut Bill, yang menarik bukan cuma angka pemainnya, tapi tingkat keterlibatannya. Komunitas di Asia Tenggara jadi bagian penting dari ekosistem Fallout 76 yang terus berkembang. Mereka datang, belajar, dan akhirnya jadi bagian aktif dari dunia Appalachia.

Burning Springs dan Ekspansi Dunia yang Lama Dinanti

Ekspansi Burning Springs jadi momen spesial karena untuk pertama kalinya setelah bertahun tahun, tim benar benar memperluas dunia Fallout 76. Bill menyebut ini sebagai hal yang paling mereka nikmati, membangun region baru, cerita baru, dan nuansa baru. Burning Springs hadir dengan rasa gurun yang kental, lengkap dengan Deathclaw baru, event baru, dan point of interest yang beda dari region lain.

Jon menambahkan kalau tim sejak awal sudah punya visi yang jelas. Mereka ingin region baru yang khas, cocok buat bangun C.A.M.P, dan menarik secara visual. Cerita tentang Rust King, bounty hunting, sampai Abraxadine cases dirancang supaya pemain punya alasan buat terus balik ke sana. Respons pemain sejauh ini sangat positif, dan hasil akhirnya terasa sangat dekat dengan apa yang dibayangkan tim sejak awal pengembangan.

fallout 76

Masa Depan Region dan Ruang untuk Berkembang

Burning Springs terasa seperti awal dari sesuatu yang lebih besar, dan Bill mengiyakan hal itu. Region ini masih punya banyak ruang, banyak lokasi menarik, dan banyak cerita yang belum diceritakan. Rust King, Athens, dan konflik di sekitarnya masih bisa digali lebih dalam. Tidak ada bocoran spesifik untuk saat ini, tapi jelas ada potensi besar untuk ekspansi lanjutan, bukan cuma di Burning Springs, tapi di semua region Fallout 76.

Kreativitas Pemain dan Evolusi Sistem C.A.M.P

Soal fitur quality of life, terutama di sistem C.A.M.P, Jon mengakui kalau feedback pemain selalu jadi bahan diskusi internal. Setiap update musiman tidak cuma soal konten baru, tapi juga perbaikan sistem lama yang berdampak ke semua pemain. Mereka tidak selalu menargetkan satu permintaan spesifik, tapi melihat gambaran besarnya, bagaimana membuat sistem building dan kreativitas pemain terus berkembang dari waktu ke waktu.

Next Gen Console dan Fokus Jangka Panjang

Untuk platform, fokus utama tim saat ini adalah memastikan Fallout 76 berjalan native di Xbox Series X, Series S, dan PlayStation 5. Setelah itu, barulah optimisasi lanjutan akan menyusul, terutama soal visual dan performa. Soal Nintendo Switch 2, Bill bilang belum ada keputusan. Yang jelas, dukungan untuk konsol generasi sekarang jadi prioritas utama tahun ini.

Pesan untuk Pemain Asia Tenggara

Di akhir obrolan, pesan untuk pemain Asia Tenggara terasa hangat dan tulus. Bagi tim Fallout 76, komunitas adalah jantung dari game ini. Mereka merasa terhormat bisa jadi bagian dari komunitas global yang besar dan beragam, termasuk pemain dari Asia Tenggara.

Dukungan dan antusiasme selama bertahun tahun jadi alasan Fallout 76 bisa terus berjalan sampai hari ini, dan mereka berharap perjalanan ini masih akan panjang ke depannya, bersama komunitas yang terus tumbuh.


Fallout 76 sendiri bisa dimainkan di konsol PS4, Xbox One, dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/wawancara-fallout-76-dengan-bethesda-makin-berkembang/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *