Menyambut perilisan Sonic Racing: CrossWorlds di minggu lalu yang mendapat sambutan hangat, tim kami ikut terlibat dalam wawancara baru lagi dengan Sonic Team untuk membahas gamenya di Tokyo Game Show 2025. Wawancara kali ini telah diwakili langsung oleh Ryuichi Taki selaku sang produser dan Takashi Iizuka yang merupakan Creative Officer dibalik franchise Sonic the Hedgehog. Ada berbagai poin menarik yang kembali dibahas, termasuk detail roadmap gamenya.

Strategi dan Meta Gameplay
Sejak Open Network Test, banyak pemain telah menemukan gaya bermain masing-masing. Ryuichi Taki menekankan pentingnya fleksibilitas: “Ada banyak elemen random di CrossWorlds, jadi tidak ada jawaban pasti untuk semua situasi. Gunakan berbagai teknik untuk berbagai lintasan dan kondisi. Mode time trial sangat berguna untuk mengasah keterampilanmu.”
Sistem gadget menjadi pusat strategi balap, terinspirasi dari pengalaman Taki mengembangkan Chunithm, game musik dengan sistem skill kompleks: “Dalam Chunithm, ada sistem skill yang memungkinkan pemain mengekspresikan gaya mereka sendiri. Untuk Sonic Racing: CrossWorlds, saya ingin menghadirkan hal serupa, setiap pemain bisa menyesuaikan gadget dan strategi balap mereka agar unik dan personal.”

Gadget bisa digunakan untuk menyerang lawan, mempertahankan posisi, atau memberi keuntungan strategis. Taki menekankan: “Bagian dari keseruan adalah menemukan gadget dan kendaraan yang sesuai dengan gaya bermainmu. Eksperimen dengan kombinasi yang berbeda akan membuat pengalaman balap lebih personal dan menarik.”
Tips lain termasuk memanfaatkan racing lines, menyesuaikan kendaraan untuk tiap lintasan, dan belajar mengantisipasi pergerakan lawan. Tidak ada satu strategi tunggal yang benar, sehingga pemain didorong untuk mengekspresikan gaya mereka sendiri.
Evolusi Seri Balap Sonic
Setelah lebih dari lima tahun sejak Team Sonic Racing, SEGA menilai 2025 adalah waktu tepat untuk judul baru. Takashi Iizuka menjelaskan: “Kami ingin membuat game balap yang berbeda dari semua game sebelumnya. Kami menggabungkan semua elemen sebelumnya seperti hoverboard dan transformasi kendaraan menjadi satu paket lengkap.”

Fitur baru Travel Ring, memungkinkan teleportasi antar lintasan mulai lap kedua, dan crossplay global memperkuat pengalaman balap online: “Crossplay memungkinkan pemain dari platform berbeda bertanding bersama. Tantangannya adalah perbedaan spesifikasi hardware, tetapi kami berhasil menciptakan sistem yang nyaman bagi semua pemain,” ujar Taki.
Mengenai Proses Desain
Tim pengembang menyeimbangkan visual dan gameplay untuk memastikan balapan seru tanpa membingungkan pemain. “Setiap lintasan memiliki gimmick khusus yang memberi tahu pemain sebelumnya sehingga mereka bisa bersiap. Ini membuat balapan seru tanpa terlalu membebani,” kata Taki.
Kendaraan dirancang berbeda tetapi seimbang agar tiap pemain bisa memilih favorit mereka tanpa ketidakadilan. Iizuka menambahkan: “Kami membuat parameter kendaraan maksimal untuk menjaga keseimbangan. Karakter bisa digunakan sesuai favorit pemain tanpa perbedaan terlalu ekstrem.”
Lintasan ikonik seperti Kronos Island dan Speed Highway terutama diadaptasi agar pemain merasakan nostalgia sekaligus pengalaman baru.
Gadget, Kolaborasi, dan DLC
Sistem gadget memberikan kedalaman strategi bagi pemain. Taki menjelaskan: “Gadget memungkinkan setiap pemain memiliki cara balap unik. Kami banyak melakukan test drive untuk menyeimbangkan sistem ini, bekerja sama dengan tim arcade yang ahli.”
Kolaborasi IP seperti Don Quijote, Hatsune Miku, SpongeBob SquarePants, dan Minecraft memungkinkan pemain menempelkan decal dari berbagai brand pada mobil, menambah elemen personalisasi. Iizuka menekankan: “IP yang dipilih harus terkenal secara global dan punya dunia unik untuk membangun lintasan.”

Selama 12 bulan ke depan, DLC yang akan dirilis untuk gamenya siap menambahkan karakter, mobil, dan lintasan baru, baik dari seleksi lewat update gratis maupun berbayar. Dari roadmap yang sudah ada sekarang, sepertinya khusus untuk update gratis akan lebih dikhususkan untuk franchise milik SEGA, sementara DLC berbayar adalah untuk IP dari hasil kolaborasi.
Identitas Musik hingga Komunitas Online
Soundtrack penuh tempo cepat yang diadopsi gamenya dan perubahan elemen dinamis membuat balapan terasa hidup. Saat ditanya mengenai genre musik apa yang dirasa paling cocok untuk mewakili game ini, Taki menjelaskan: “Musiknya seperti jazz karena ada banyak elemen berbeda. Secara keseluruhan, ini seperti jukebox yang terus berubah.”
Untuk komunitas online, CrossWorlds menghadirkan festival digital seperti Hatsune Miku Festival pada Oktober, serta turnamen dan update Discord untuk interaksi global. Iizuka menambahkan: “Tujuan kami adalah menciptakan lebih banyak fans Sonic di seluruh dunia. Karakter saling berinteraksi di dalam game, sehingga pemain bisa mengenal mereka lebih baik.”
Pesan dari Developer
Pada akhir sesi wawancara, tidak ketinggalan keduanya ikut berbagi pesan kepada para fans. Ryuichi Taki menyampaikan: “Kami ingin game ini menyegarkan bagi pemain. Ini game balap aksi baru yang menyenangkan dimainkan sendiri, bersama teman, keluarga, maupun online. Cobalah demo yang sudah dirilis, dan jika menyukainya, beli versi lengkapnya.”
Selanjutnya disusul Takashi Iizuka, dia ikut mengatakan: “Sebagai pengawas brand Sonic, tujuan kami adalah menarik lebih banyak fans Sonic global. Sonic Racing mudah dimainkan, menyenangkan, dan dapat memperkenalkan Sonic kepada pemain baru. Kami ingin fans Sonic mengajak teman mereka bermain dan menciptakan basis fans baru di berbagai negara.”
Jika tertarik dengan gamenya, kini sudah rilis di semua platform konsol serta PC. Kami kebetulan sudah merangkum review lengkapnya yang bisa langsung kamu simak DI SINI semisal penasaran dengan kualitasnya.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/tgs-2025-wawancara-sonic-racing-crossworlds-dengan-sonic-team-upaya-membawa-pengalaman-arcade-klasik-ke-level-mainstream/