Tokyo Game Show 2025 menghadirkan banyak game menarik, tapi Marvel Tōkon: Fighting Souls berhasil langsung mencuri perhatian kami ketika nyobain game tersebut Dalam waktu sesingkat 20 menit, game ini sudah berhasil menunjukan identitasnya sebagai game fighting tim seru dan penuh potensi.

Dari sekian banyak hero yang bisa dimainkan, Spider-Man dan Ghost Rider langsung jadi bintang utama berkat gaya bertarung yang khas, animasi serangan yang sangat mencolok, dan momentum pertarungan yang tidak pernah terlihat membosankan di layar.
Sistem 4v4 Tag Team yang Beda dari Fighter Biasa

Marvel Tōkon: Fighting Souls bukan game duel satu lawan satu seperti fighting game pada umumnya, melainkan 4v4 tag-team brawler yang menekankan koordinasi tim dan manajemen resource. Tujuan utamanya sederhana tapi tetap strategis: habiskan “vital gauge” tim lawan sampai nol untuk memenangkan ronde.
Format pertarungannya best-of-five, jadi tim pertama yang memenangkan tiga ronde akan keluar sebagai pemenang. Namun, twist terbesarnya ada di vital gauge yang dibagi bersama. Semua anggota berbagi satu health bar, jadi bermain egois dan maju sendirian bisa langsung menyeret seluruh tim ke dalam masalah.

Pemain harus pintar memanggil rekan tim di waktu yang tepat untuk memulihkan energi, meningkatkan damage, atau membuka kesempatan combo lanjutan. Sistem ini membuat komunikasi, timing, dan sinergi jadi kunci kemenangan.
Roster Penuh Bintang Marvel

Dalam versi demo, pemain bisa memilih empat hero untuk membentuk tim, dan roster-nya sudah diisi karakter ikonik Marvel. Spider-Man dan Ghost Rider menjadi highlight terbesar, tapi ada juga Iron Man, Captain America, Star-Lord, Dr. Doom, Storm, dan Ms. Marvel yang sebelumnya sempat muncul di closed beta.
Masing-masing hero punya kemampuan unik serta super move yang menggambarkan kepribadian komiknya dengan sangat akurat. Spider-Man lincah dan fokus pada combo, menggunakan jaring untuk setup dan pressure dari udara. Ghost Rider jadi kebalikannya, penuh kekuatan dan intimidasi, menggunakan rantai api untuk area control dan super attack yang benar-benar brutal.
Storm menggunakan kekuatan elemen untuk memanggil hujan es dan mendorongnya ke musuh sebagai disruptor. Skill juga menjadi bagian penting gameplay karena bisa digunakan dengan kombinasi D-Pad dan R2, namun menguras Skill Gauge sehingga penggunaannya harus diperhitungkan dengan bijak.
Gameplay yang Cepat dan Sangat Memuaskan

Begitu pertarungan dimulai, satu kata langsung terlintas: memuaskan. Fighting Souls menawarkan pertarungan cepat bergaya sinematik di mana setiap hit terasa berat dan setiap counter terasa sangat rewarding. Pergantian hero di tengah pertarungan menjaga tempo tetap dinamis, dan assist yang dilakukan di momen yang tepat sering menjadi penentu kemenangan.
Ada juga sistem momentum-based combat, di mana tim yang terus menekan bisa mengakses super yang lebih kuat atau defensive burst untuk bertahan. Dalam sesi hands-on, transisi combo dari Spider-Man lalu dilanjutkan finishing Ghost Rider memberi sensasi yang sangat lancar dan kuat.

Dari sisi visual, game ini tampil luar biasa. Perpaduan gaya komik dengan model 3D berkualitas tinggi membuat setiap hero terlihat sangat hidup dan mencolok. Efek partikel, motion blur, dan angle sinematik saat super move membuat pertarungan terasa seperti adegan film Marvel. Musiknya juga tidak kalah mendukung, dengan perpaduan gitar berat dan orkestra yang menambah tensi di setiap ronde.
Mudah Dinikmati, Sulit Dikuasai

Hal paling menarik dari game ini adalah keseimbangan antara aksesibilitas dan kedalaman mekanik. Meskipun memiliki sistem kompetitif yang serius, kontrolnya tetap intuitif sehingga pemain baru bisa langsung menikmati gameplay. Baik penggemar Marvel kasual maupun pemain fighting game yang veteran akan menemukan sesuatu untuk digali.
Dari apa yang dimainkan, balance antar hero terasa cukup adil, meskipun jelas ada beberapa karakter yang membutuhkan latihan lebih untuk dikuasai. Developer terlihat sangat hati-hati agar visual efek yang spektakuler tidak mengorbankan kedalaman taktik, dan ini jarang terjadi di game fighting berbasis tim.
Kesimpulan
Walau hanya mencicipi sebentar, Marvel Tōkon: Fighting Souls berhasil menunjukkan potensi besar untuk bersinar di genre fighting. Fokus pada kerja sama tim dibanding skill individu, dipadukan dengan visual memukau dan mekanik combat yang fluid, membuat setiap match terasa seperti event crossover besar.

Action akrobatik Spider-Man, serangan api Ghost Rider, dan momen koordinasi dalam berbagi health bar menciptakan ritme gameplay yang segar dan penuh adrenalin. Jika versi final nanti menambahkan lebih banyak hero, arena yang variatif, serta fitur online yang dalam, game ini berpeluang menjadi salah satu game Marvel terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Singkatnya,
Marvel Tōkon: Fighting Souls bukan hanya soal bertarung, tapi bertarung bersama. Dan jika demo TGS 2025 ini jadi acuan, para fans punya banyak alasan untuk excited menunggu rilis penuhnya. Game tersebut belum punya jadwal rilis, namun yang pasti rilis untuk PlayStation 5 dan PC melalui Steam.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/tgs-2025-nyobain-marvel-tokon-fighting-souls-potensi-besar-di-genre-fighting/