Tahun 2025 ini WWE kembali hadir, tapi ada yang bikin heboh—WWE 2K25 akhirnya tersedia di Nintendo Switch 2! Ya, benar. Setelah port WWE 2K18 yang dulu cukup “terkenal” di Switch generasi pertama (dan bukan dalam arti positif), kali ini 2K mencoba lagi membawa game wrestling mereka ke platform genggam.
Selama memainkan WWE 2K25 di Nintendo Switch 2, saya hampir selalu main dalam mode handheld, bukan docked, jadi review ini akan fokus pada pengalaman portabelnya. Seperti apa detailnya? Mari simak artikelnya!

Sensasi Gelud Dalam Genggaman
Untuk urusan gameplay, rasanya seperti yang diharapkan dari game WWE modern. Mini-game di tengah pertandingan, sistem reversals, hingga sensasi dalam ring—semuanya terasa solid. Yang membuat saya cukup senang, pengalaman bermain di Switch 2 ini hampir tidak berbeda jauh dengan platform lain, yang berarti kualitasnya memang terjaga.

Kontrolnya terasa familiar, hanya saja ikon tombol kadang membingungkan, apalagi kalau sebelumnya terbiasa main di PC dengan kontroler Xbox. Tapi ini soal adaptasi saja, beberapa jam main sudah terbiasa.

Roster yang tersedia juga lengkap, mulai dari bintang RAW, SmackDown!, dan NXT, hingga legenda seperti Mankind, Eddie Guerrero, dan Bray Wyatt. Mode pertandingan pun beragam: one-on-one, tag team, Money in the Bank, dan tambahan baru seperti Bloodline Rules (bisa memanggil sekutu untuk bantu bertarung) dan Intergender Bout (pertandingan campuran pria dan wanita—ya, bisa mainkan Rhea Ripley untuk hajar superstar pria).
Cerita Campuran Pria dan Wanita dalam Satu Campaign
Selain itu ada MyRise (story mode), Universe (sandbox untuk atur sendiri storyline WWE), dan The Island—mode online untuk superstar buatan sendiri yang punya misi cerita, pertarungan dengan pemain lain, dan berbagai aktivitas. Mirip MyCareer di NBA 2K. Sayangnya, tidak ada fitur cross-platform, termasuk untuk Community Creations. Jadi konten buatan pemain hanya terbatas untuk sesama pengguna Switch 2.

Buat saya, salah satu mode yang paling standout adalah MyRise. Di sini, kita bisa buat superstar sendiri dan memulai perjalanan jadi wajah utama WWE. Cerita dimulai saat karakter kita direkrut ke WWE, lalu faksi dari NXT yang dipimpin Bayley dan Kevin Owens menyerang brand lain, membuat kita terlibat dalam konflik besar.

Yang menarik, MyRise tahun ini menggabungkan narasi pria dan wanita jadi satu kampanye. Sepanjang perjalanan, kita akan dihadapkan pada pilihan-pilihan penting yang memengaruhi akhir cerita. Ada struktur bercabang, sistem kepribadian saat membuat karakter, dan dialog yang berbeda-beda. Mode ini punya replayability tinggi, jadi sayang kalau cuma dimainkan sekali.
Port yang Mengejutkan
Masuk ke topik utama—performa di Switch 2. Secara visual, port ini mengejutkan. Memang detail tekstur dan kualitas bayangan sedikit di bawah versi PC/konsol, tapi tetap terlihat bersih dan tajam. Ada sedikit resolution scaling di beberapa bagian, tapi tidak sampai mengganggu.

Animasi pertarungan juga mulus tanpa gerakan aneh, bahkan bisa stabil di 60FPS saat pertandingan di mode handheld. Ini pencapaian besar untuk port Switch. Hanya saja, cutscene turun ke 30FPS, yang kadang terasa saat ada mini-game atau quick-time event.
Kalau main di mode docked, resolusi naik, tekstur lebih tajam, dan bayangan lebih rapi. FPS juga sedikit lebih stabil di cutscene sehingga QTE terasa lebih nyaman.

Kecepatan loading? Nyaris setara dengan konsol dan PC—pindah menu ke gameplay terasa cepat dan mulus, membuat saya bisa lompat masuk dan keluar dari pertandingan dengan lancar.
Kekurangannya ada di baterai. Dalam mode handheld, rata-rata saya bisa main sekitar 2,5 jam sebelum harus isi daya lagi. Kalau cuma main MyRise atau pertandingan ringan, bisa tembus 3 jam. Tapi untuk mode berat seperti 8-Man atau Wargames, daya tahan baterai akan sedikit lebih singkat.

Dari sisi audio, soundtrack game ini bikin semangat. Campuran musik metal dan rap, dengan salah satu track paling nempel di kepala saya yaitu “RATATATA” dari BABYMETAL. Walau saya berharap ada lebih banyak lagu metal, playlist yang ada tetap bikin saya ingin headbang.
Kesimpulan
Setelah cukup lama memainkan WWE 2K25 di Switch 2, saya bisa bilang ini port WWE terbaik yang pernah ada di platform Nintendo. Visualnya oke, performanya mulus di handheld, dan loading cepat membuat pengalaman bermainnya nyaman.

Memang ada kekurangan seperti tidak adanya cross-platform, FPS yang turun di cutscene, dan baterai yang cepat habis untuk mode berat. Tapi secara keseluruhan, game ini tetap mengesankan. Rasanya sulit percaya saya sedang memainkan WWE dengan kualitas seperti ini di konsol genggam.
WWE 2K25 untuk Switch 2 sudah resmi dirilis, selain itu game tersebut juga tersedia di berbagai platform seperti PlayStation 5, Xbox Series, dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
The Review
WWE 2K25 (Switch 2)
PROS
- Gameplay 60FPS konsisten di handheld saat pertandingan
- Loading cepat, setara dengan versi konsol/PC
- Soundtrack energik yang menambah imersi
- Mode MyRise dengan cerita bercabang dan campaign gabungan pria/wanita
CONS
- Tidak ada cross-platform untuk fitur online dan Community Creations
- FPS turun di cutscene dan QTE bisa memengaruhi gameplay
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/review-wwe-2k25-switch-2-port-solid-gulat-seru-di-genggaman-tangan/