Review STORY OF SEASONS: Grand Bazaar - Remake Secukupnya yang Tetap Memuaskan!

Marvelous kembali melanjutkan tren mereka dalam membangkitkan seri klasik Harvest Moon, dan minggu ini para fans akan mendapat akses ke remake terbaru STORY OF SEASONS: Grand Bazaar yang berbasis dari seri originalnya di platform Nintendo DS pada 2008 lalu. Kami kebetulan sudah berkesempatan untuk memainkan gamenya lebih awal dan mendapat impresi yang cukup untuk dirangkum dalam review berikut.

Berlatar di Zephyr Town yang dulu merupakan sebuah pusat perdagangan ramai, kini wilayah ini berubah menjadi kota sepi. Sebagai penduduk baru, tugasmu adalah menghidupkan kembali pasar yang sudah lama meredup. Seperti biasa, kamu tentunya masih harus beternak hewan, menanam berbagai tanaman, membuat produk olahan, dan menjual hasil panen di lapakmu sendiri.

Seiring bisnismu berkembang, kamu juga akan membuka peluang baru, mendapatkan item dan layanan tambahan, serta memperluas pertanianmu. Pada akhirnya, tujuanmu adalah membangun kehidupan yang nyaman, berkeluarga, dan mengembalikan kejayaan Zephyr Town.

Jalan Cerita

Lebih dalam mengenai ceritanya, semua bermula saat wali kota Felix sedang mencari petani baru untuk mengambil alih sebuah lahan yang terbengkalai. Dari sinilah karakter utama yang kamu mainkan akan pindah ke Zephyr Town dan memulai kehidupan barunya sebagai petani. Dari awal, game ini langsung memperkenalkan fitur yang menjadi nilai jualnya yaitu bazaar mingguan. Singkatnya di setiap minggu kamu harus membawa hasil panen dan produk olahan untuk dijual di pasar yang ramai di tengah kota.

Tujuan utama adalah mengumpulkan uang sedikit demi sedikit, sekaligus membantu kota berkembang dengan mendukung munculnya lapak-lapak baru. Semakin besar bazaar, maka semakin tinggi pula peringkatnya. Ada tujuh level yang bisa dicapai hingga ke puncak. Pada sepanjang jalannya progress, kamu juga akan mengenal lebih banyak kisah dibalik kota ini, termasuk cerita petani sebelumnya dan alasan mengapa dia meninggalkan Zephyr Town.

Jalan ceritanya sendiri terasa sangat sederhana seperti kebanyakan game lain di genre ini, tanpa twist besar atau drama berlebihan. Kehidupan sehari-hari berjalan dengan pacing yang tenang, ditemani event musiman seperti Pet Show, Flower Festival, atau Horse Derby. Ada juga kisah sampingan dari tiap penduduk yang kadang manis, meski sering kali tak begitu terkait langsung dengan perjalananmu. Bagi saya pribadi, kesederhanaan cerita ini bukan kelemahan besar, karena daya tarik utamanya memang sudah jelas ada di sisi gameplay.

Basis Gameplay

Saat membahas soal game ini, tentu inti pengalaman bermain dan keseruan utama ada di gameplay dan bukan cerita. Farming, beternak, crafting, dan berdagang di bazaar mingguan adalah inti dari game ini. Semua aktivitas yang kamu lakukan baik itu mulai dari menanam, merawat ternak, hingga bereksperimen dengan resep semuanya selalu berpusat pada kegiatan bazaar.

Progress tidak hanya diukur dari uang, tapi juga kontribusi untuk kota. Kamu membantu membuka lebih banyak lapak, menaikkan reputasi pasar, hingga naik ke tujuh peringkat bazaar. Dibanding versi original, kali ini semua lapak tidak langsung tersedia dari awal, sehingga progres terasa lebih bertahap dan memuaskan.

Bertani dan Menghasilkan Uang

Sistem bertani masih setia pada mekanisme klasik. Alat-alat utama tetap ada seperti Watering Can, Hoe, Hatchet, Sickle, dan tentu saja Fishing Rod. Bedanya, kini alat tidak lagi memakan slot tas, sehingga manajemen inventori jauh lebih praktis.

Untuk ketersediaan hewan yang bisa diternak selain yang sudah cukup standar seperti ayam, sapi, dan domba, ada juga tambahan baru yaitu alpaka. Fungsinya mirip domba, tapi memberi variasi. Kamu juga bisa mendapatkan kuda setelah mengikuti Horse Derby tahun pertama, serta anjing atau kucing sebagai hewan peliharaan. Uniknya, peliharaan bukan sekedar kosmetik, melainkan membantu mengurus ternakmu.

Setiap minggu, inilah puncak kesibukanmu yaitu Bazaar Day. Kamu bisa memamerkan barang, membunyikan lonceng untuk menarik pelanggan, dan mengumpulkan keuntungan. Bazaar juga jadi kesempatan membeli barang langka, hewan baru, atau upgrade. Seiring reputasi meningkat, pasar akan semakin ramai dan penuh lapak.

Windmill, Nature Sprites, dan Sistem Kualitas Item

Tiga windmill tersedia untuk memproses bahan menjadi produk olahan, termasuk untuk upgrade alat. Semakin berangin, semakin cepat prosesnya. Selain itu, ada Nature Sprites yang membantu dengan “Cheer Time”, meningkatkan kecepatan penjualan, bahkan menaikkan harga barang. Mereka juga memberi Happy Energy, sistem yang digunakan untuk meningkatkan kualitas produk. Sistem kualitas item sendiri cukup penting, karena setiap item dimulai dari 0.5 Star. Dengan menyumbangkan produk terkait, kamu bisa menaikkan level kualitasnya, sehingga semua barang sejenis jadi lebih bernilai.

Sistem Komunitas

Selain bertani, membangun hubungan dengan penduduk adalah aspek penting. Game menyediakan tiga jenis quest:

  • Quest Biru → Tugas sederhana dari warga.

  • Quest Pink → Biasanya terkait petualangan karakter utama, kadang dengan pilihan yang memengaruhi hasil.

  • Quest Oranye → Fokus pada cerita pribadi tiap karakter.

Sistem romance menjadi salah satu daya tarik. Remake ini menambahkan dua kandidat baru, Arata dan Diana, sehingga total ada 12 karakter yang bisa kamu dekati. Semua kandidat tersedia untuk karakter pria maupun wanita, memberi kebebasan penuh.

Meningkatkan hubungan dilakukan dengan dialog, hadiah, dan event khusus. Jika ikatan cukup kuat, kamu bisa menikah dan memulai keluarga. Event musiman seperti Crop Show, New Year Countdown, hingga Pumpkin Festival juga jadi momen untuk mempererat hubungan sekaligus mendapatkan hadiah.

Grafis hingga Performa

Sebagai remake, peningkatan visualnya bisa dibilang cukup terasa. Karakter kini menggunakan model 3D yang membuat Zephyr Town lebih hidup. Animasi lebih halus, UI lebih rapi, dan navigasi inventori jadi praktis. Performa juga stabil, tanpa loading panjang atau frame drop, bahkan saat bazaar sedang ramai. Bug jarang muncul — yang saya alami hanya sekali ketika karakter jadi transparan, tapi bisa diperbaiki dengan restart. Musiknya patut diapresiasi. Setiap musim punya lagu latar berbeda, dengan tambahan track unik untuk festival atau quest karakter. Variasi ini membuat suasana selalu segar dan mendukung imersi.

Kesimpulan

Story of Seasons: Grand Bazaar Remake adalah kembalinya salah satu seri paling unik dengan sentuhan modern. Sistem bazaar sebagai pusat gameplay membuatnya berbeda dari kebanyakan game farming lain, memberi pengalaman yang bukan hanya tentang bertani, tapi juga tentang menghidupkan kembali roda ekonomi kota.

Peningkatan grafis, kualitas hidup, serta tambahan fitur membuat game ini terasa segar tanpa kehilangan pesona klasiknya. Meski beberapa pemain mungkin merasa tempo awal agak lambat atau kota terlihat lebih kecil dibanding seri terbaru, bagi mereka yang suka merencanakan, bereksperimen dengan produk, dan menikmati hasil kerja keras di pasar mingguan, remake ini menawarkan loop yang memuaskan.

Secara keseluruhan, Grand Bazaar Remake adalah game hangat, nostalgic, dan menyenangkan. Kamu bisa dengan mudahnya betah berjam-jam memainkan game ini, terutama jika memang suka dengan farming sim yang ikut menaruh fokus besar pada komunitas dan perdagangan.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.


Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun Twitter dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

The Review

STORY OF SEASONS: Grand Bazaar

PROS

  • Sistem bazaar unik yang menempatkan aktivitas berdagang sebagai fokus utama
  • Presentasi yang cukup memanjakan mata dan nyaman
  • Ragam peromabakan esensial di sisi Quality of Life (QoL)
  • Tampilan UI dan menu yang lebih rapi untuk kenyamanan saat navigasi

CONS

  • Progress cerita yang lambat, dan bagaimana sebagian konten ikut terkunci dari progressnya
  • Tidak banyak konten baru, lebih terasa seperti remake hambar apalagi bagi sebagian fans lama yang punya ekspektasi lebih tinggi

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/review-story-of-seasons-grand-bazaar-remake-secukupnya-yang-tetap-memuaskan/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *