The Blood of Dawnwalker menjadi sorotan di Gamescom 2025 berkat sesi demo yang memukau dan membuktikan potensinya sebagai RPG eksplorasi bertema fantasi gelap. Dikembangkan oleh Rebel Wolves yang dipimpin oleh Konrad Tomaszkiewicz (direktur di balik The Witcher 3: Wild Hunt), tim kami berkesempatan mencoba demo game ini yang terinspirasi gaya dark khas Witcher. Game ini pun memiliki mekanisme unik lewat kebebasan naratif, mekanik tekanan waktu, dan transisi siang-malam yang dinamis.

Pemain akan memainkan peran sebagai Coen, seorang pemuda yang hidupnya terbagi jadi dua: manusia di siang hari dan vampir di malam hari dengan tujuan menyelamatkan adiknya dalam jangka waktu 30 hari dalam game. Waktu yang terus bergerak (terlihat dari display UI) yang akan hanya mundur melalui misi utama atau aktivitas penting lainnya, menambah ketegangan setiap keputusan yang pemain akan ambil serta menjadi inti dari mekanisme game ini.

Aspek kebebasan menjadi sorotan utama dalam sesi demo ini. Menurut pengembang, hampir tidak ada misi yang hanya memiliki satu jalur penyelesaian mutlak. Pemain diberikan keleluasaan untuk memilih cara menyelesaikan misi, baik dengan cara agresif maupun melakukan investigasi untuk menemukan alternatif lain. Contohnya, skenario dengan karakter Xanthe bisa diselesaikan secara damai atau lewat pertarungan. Ini menunjukan bahwa pilihan pemain benar-benar memengaruhi jalannya permainan dan menghadirkan pengalaman yang berbeda.

Debut demo ini juga menyoroti sistem pertarungan yang unik. Alih-alih menggunakan mekanik dalam model Souls-like, game ini mengusung sistem aksi-RPG pedang yang berarah, yaitu pemain akan menembak, menyerang, dan bertahan dalam empat arah (atas, bawah, kiri, kanan) layaknya gameplay For Honor. Pada waktu siang, Coen memungkinkan menggunakan senjata dan skill yang cukup realistis, sedangkan di malam hari Coen akan menjadi vampir dengan gaya bertarung yang lebih agresif, menggunakan cakar dan kecepatan bayangan.

Dari apa yang ditampilkan di atas, The Blood of Dawnwalker memiliki semua elemen untuk menjadi RPG petualangan besar berikutnya. Perpaduan antara misi non-linear, sistem siang-malam yang memiliki dampak besar, serta tekanan waktu 30 hari menciptakan pengalaman yang seimbang antara kebebasan dan konsekuensi. Jika versi akhir game ini mampu merealisasikan potensi yang diperlihatkan dalam demo, game ini berpeluang menjadi karya luar biasa bagi para penggemar genre RPG.
Info lengkap tentang game potensial ini bisa diakses lewat SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/preview-the-blood-of-dawnwalker-game-rpg-fresh-perpaduan-narasi-dan-gameplay/