Nyobain Crimson Desert di Gamescom 2025 - Cantik, Brutal, dan Penuh Tantangan

Selama gelaran Gamescom 2025, kami mendapat kesempatan untuk mencoba langsung hands-on preview dari game action RPG terbaru milik Pearl Abyss, Crimson Desert. Sesi singkat selama kurang lebih 15 menit ini sebagian besar berfokus pada konten tutorial, tapi sudah cukup untuk memberikan gambaran tentang seperti apa salah satu game fantasi abad pertengahan paling ambisius dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak awal, Crimson Desert langsung memukau lewat presentasi visualnya. Game ini terlihat benar-benar indah berkat teknologi BlackSpace Engine buatan Pearl Abyss. Benua Pywel terasa hidup dengan pencahayaan realistis, sistem cuaca dinamis, dan pemandangan alam menakjubkan seperti tebing bebatuan serta jajaran pegunungan yang jadi latar aksi pemain. Mereka yang pernah memainkan Red Dead Redemption mungkin akan menemukan desain UI game ini terasa cukup familiar.

Ingin tahu seperti apa detailnya? Mari simak artikelnya!

Story dan Combat

Cerita game ini mengikuti perjalanan Kliff, seorang anggota kelompok Greymane yang terpisah dari rekan-rekannya setelah disergap musuh mereka, Drunken Black Bears. Preview ini berfokus pada perjalanan Kliff menuju wilayah Calphade, di mana ia terseret ke dalam pemberontakan brutal yang dipimpin Cassius Morten melawan penguasa lokal, Marquis Stefan Lanford.

Karena Crimson Desert adalah game RPG dunia terbuka, mobilitas tidak hanya sebatas berjalan kaki atau menunggang kuda. Ada banyak opsi traversal unik yang ditawarkan. Kliff bisa terbang menggunakan Crow’s Wing, meluncur melewati celah besar, dan bahkan memakai skill Axiom Force yang berfungsi ganda sebagai peningkat mobilitas sekaligus trik pertarungan, memungkinkan pemain langsung menghubungkan pergerakan dengan serangan.

Sistem pertarungannya terlihat sangat menjanjikan, meskipun pada awalnya terasa cukup membingungkan. Kliff bisa berganti-ganti senjata dan memiliki akses ke Axiom Bracelet yang menambahkan efek api, petir, dan es pada serangannya. Panah berapi bisa meledak saat mengenai target, sementara serangan es mampu membekukan musuh sehingga mudah dihancurkan dengan serangan lanjutan.

Namun, kompleksitas game ini langsung terasa sejak awal. Skema kontrol yang ditawarkan cukup rumit, kemungkinan karena developer ingin menunjukkan sebanyak mungkin fitur dalam demo singkat ini. Hanya dari sisi pertarungan saja, pemain sudah disuguhi banyak sekali opsi, termasuk tiga jenis parry berbeda yang memberi gambaran betapa dalamnya sistem yang dimiliki game ini.

Perang Skala Besar dan Beragam Tools

Salah satu fitur paling mengesankan dari Crimson Desert adalah adegan perangnya yang masif. Game ini menjanjikan pertempuran epik dengan jumlah NPC yang sangat banyak bertarung di medan perang luas. Dentuman artileri beterbangan di udara, prajurit saling beradu pedang, semuanya menciptakan atmosfer medan perang yang begitu hidup lengkap dengan asap dan kobaran api.

Selama sesi singkat ini juga terlihat jelas bahwa Crimson Desert memberi pemain banyak sekali alat untuk digunakan. Dari beragam gaya bertarung hingga berbagai kemampuan sihir, jelas ada learning curve yang cukup curam. Kedalaman sistem ini mungkin akan terasa sangat memuaskan bagi pemain yang tekun, tetapi bisa jadi cukup menakutkan untuk pendatang baru dalam genre ini.

Kesimpulan

Berdasarkan waktu singkat yang kami habiskan dengan nyobain Crimson Desert di Gamescom 2025, tampaknya sedang dibentuk menjadi sebuah petualangan yang tidak hanya menawan secara visual tetapi juga kompleks secara mekanis. Ambisi Pearl Abyss terlihat jelas – mereka ingin menciptakan dunia abad pertengahan yang dalam, imersif, dengan banyak pilihan pertarungan serta strategi yang bisa dieksplorasi.

Dalam lima belas menit, game ini sudah berhasil memperlihatkan pertarungan yang padat dan memuaskan, skill elemental yang penuh efek visual, pertarungan bos yang sinematis, serta fitur traversal yang membuat dunia terbuka terasa hidup. Kami rasa RPG aksi ini punya sesuatu yang unik untuk ditawarkan dalam genrenya.

Crimson Desert gamescom

Apakah kompleksitas ini nantinya akan memperkaya atau justru menghambat pengalaman akhir, masih harus kita tunggu. Untuk saat ini, Crimson Desert terlihat menjanjikan bagi pemain yang menyukai sistem rumit dan tantangan berat.

Crimson Desert akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series, dan juga PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.


Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun Twitter dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/nyobain-crimson-desert-di-gamescom-2025-cantik-brutal-dan-penuh-tantangan/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *