Meski perkembangan AI sudah sangat maju dan tidak memperlihatkan tanda-tanda berhenti, ini bukan berarti praktiknya yang juga berusaha dinormalisasi akan diterima dengan mudah. Karena itu saat mendapti kalau sudah mulai ada media game ternama yang membuat review dengan AI dan sampai bisa lolos masuk ke Metacritic, ini sontak langsung mengundang banyak perhatian serta kecaman. Game tersebut adalah Resident Evil Requiem, yang beberapa hari lalu sempat mendapat review dari media VideoGamer dan baru didapati memang menggunakan AI dalam pembuatannya.
Lewat postingan yang diunggah user Twitter @Andrew_east, dia menjelaskan kejanggalan yang didapati dari review VideoGamer yang sudah nampak jelas menggunakan AI pada bagian thumbnailnya. Saat dicek, jurnalis bernama Brian Merrygold yang menulis review tersebut nampak tidak nyata, dengan foto profil yang sangat jelas juga menggunakan AI, apalagi setelah dicek langsung lewat websitenya saat berusaha menyimpan gambar tersebut dan ada “ChatGPT” di nama filenya. Dia juga sempat mengecek profil jurnalis ini di Twitter yang lagi-lagi terlihat janggal, apalagi dengan 1 follower serta asset foto profil dan cover akunnya yang masih menggunakan AI.
It’s bleak. I was reading some RE Requiem reviews and found this thing published by videogamer. Can’t find anything about the writer, everything about it reeks AI (dead giveaway being the image). Low effort, gargabe.
Mind you, this review made its way to Metacritic. https://t.co/4STN8DjAwe pic.twitter.com/awk26P9wSA
— Andrés (@Andrew_east) February 26, 2026
Menanggapi isu ini, Marc Doyle selaku CEO Metacritic memberi respon ke Kotaku kalau mereka sudah menghapus review tersebut dari platformnya, termasuk juga dengan review lain yang sempat dibuat oleh VideoGamer. Sebagai salah satu platform review game terbesar, satu skor saja bisa membawa dampak besar pada resepsi suatu game. Bahkan masih banyak media veteran dan punya nama yang hingga sekarang belum mendapat jatah slot untuk memasukkan review mereka ke Metacritic, jadi saat melihat ada review buatan AI yang bisa lolos, ini tentu saja terasa sangat miris.
Sayangnya kita berada di era yang perlahan namun pasti sudah lebih terbiasa dengan AI, jadi tidak menutup kemungkinan kalau kasus seperti ini akan kembali terulang hingga mencapai titik di mana platform seperti Metacritic hingga OpenCritic bisa membolehkannya. Semoga saja skenario tersebut tidak akan sampai terjadi, tapi di saat bersamaan pasti ada banyak yang tetap mengkhawatirkannya.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/metacritic-hapus-review-resident-evil-requiem-dari-media-yang-ketahuan-pakai-ai/