Developer S-GAME membagikan kabar menarik soal performa Phantom Blade Zero menjelang perilisannya. Setelah menembus angka 1 juta wishlist pada Desember lalu, jumlah wishlist game ini ternyata masih terus naik secara stabil. Yang paling mencuri perhatian, lebih dari 50 persen wishlist tersebut justru berasal dari luar China, menandakan minat global yang sangat kuat.
Phantom Blade Zero sendiri dijadwalkan rilis pada 9 September untuk PC dan PS5. Game action RPG bertema dark kung-fu ini mencapai 1 juta wishlist hanya dalam waktu sekitar 15 hari sejak pertama kali tersedia di halaman wishlist. Memasuki tahap akhir pengembangan, tim S-GAME pun merasa perlu memberikan update langsung ke para penggemar soal kondisi terbaru proyek ambisius mereka.
Phantom Blade Zero creator (soulframe) announced the studio is focusing on finishing development and won’t release a new trailer for the Chinese New Year.
Plus, the S-Game CEO disclosed interesting info in a more lengthy post:
– More than 50% of the game’s wishlist come from… pic.twitter.com/z6KWw3rqtt
— Daniel Camilo (@DanielOlimac) January 25, 2026
Lewat unggahan di Weibo pada 23 Januari, CEO S-GAME Liang Qiwei atau yang dikenal dengan nama Soulframe, menyebut bahwa pertumbuhan wishlist Phantom Blade Zero berjalan konsisten di Steam dan PlayStation. Popularitas di China memang sudah diprediksi, tapi Liang mengungkap bahwa mayoritas minat internasional datang dari Eropa dan Amerika Utara, disusul wilayah seperti Brasil, Turki, hingga Timur Tengah.
Liang juga menyinggung perdebatan yang cukup ramai di komunitas soal genre Phantom Blade Zero. Banyak pemain masih bingung apakah game ini termasuk soulslike atau hack-and-slash. Awalnya, S-GAME berencana merilis trailer gameplay baru yang fokus ke sistem pertarungan saat perayaan Tahun Baru Imlek, mirip dengan video Year of the Snake tahun lalu. Namun rencana tersebut akhirnya dibatalkan.

Alasan pembatalan trailer ini bukan cuma soal fokus waktu dan tenaga untuk polishing game. Liang menjelaskan bahwa tim juga khawatir promosi yang terlalu menonjolkan aksi intens bisa memberi kesan yang keliru soal arah utama game. Phantom Blade Zero disebut sebagai game sandbox semi-open world berlapis, dan secara tegas bukan soulslike. Aksinya memang terasa berat dan memuaskan, tapi juga tidak murni hack-and-slash, apalagi dengan adanya pengaturan tingkat kesulitan yang lebih ramah untuk pemain kasual.
Menurut Liang, beberapa preview sebelumnya kemungkinan sudah menimbulkan salah paham soal genre dan tingkat kesulitan game. Karena itu, ke depannya S-GAME akan lebih fokus membagikan informasi tentang sistem dan cerita Phantom Blade Zero lewat format yang lebih efisien. Tujuannya agar calon pemain bisa mendapat gambaran yang jelas soal game ini, tanpa menguras sumber daya tim pengembang di fase akhir produksi.
Phantom Blade Zero akan dirilis pada 9 September unutk PlayStation 5 dan PC.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/lebih-dari-50-wishlist-phantom-blade-zero-datang-dari-luar-china/