Ghost of Yōtei, sekuel keren dari Ghost of Tsushima buat PS5, makin dekat ke tanggal rilisnya. Menjelang 2 Oktober nanti, Sucker Punch akhirnya kasih bocoran gameplay panjang yang nunjukin banyak fitur baru yang bikin hype. Mulai dari combat yang lebih brutal, dunia yang makin bebas dieksplorasi, sampai mode lo-fi beats buat pemain yang pengen jalan-jalan santai di Ezo.
Di game ini, kita nggak lagi mainin Jin Sakai, tapi karakter baru bernama Atsu. Dia adalah seorang “lone wolf mercenary” yang punya satu tujuan: balas dendam ke Yōtei Six, geng sadis yang dulu membantai keluarganya. Karena tekadnya yang nggak main-main, warga sekitar sampai percaya kalau Atsu adalah Onryō, arwah pendendam dari cerita rakyat Jepang. Dalam gameplay barunya, Atsu diceritakan balik ke kampung halaman setelah 16 tahun, buat menenangkan roh keluarganya sekaligus ngejar misinya yang penuh darah. Kerennya, kita bisa “lompat” antara masa lalu dan sekarang dengan sekali tombol, jadi ada momen nostalgia sebelum petualangan brutal dimulai.
Setiap kali Atsu berhasil ngebunuh anggota Yōtei Six, namanya bakal makin terkenal, tapi konsekuensinya kepala dia juga jadi incaran bounty hunter yang lebih ganas. Uniknya, Atsu juga bisa ambil bounty buat dapet duit tambahan demi modal balas dendam. Combat-nya sendiri sekarang lebih kompleks dan fleksibel. Atsu bisa pakai berbagai senjata kayak katana, tombak, kusarigama, odachi, sampai dual swords yang bisa diganti cepat saat bertarung. Tiap senjata punya keunggulan masing-masing—odachi cocok buat lawan musuh gede, sementara dual swords efektif buat nge-counter tombak. Plus, ada juga senjata lempar kayak bom dan bubuk silau buat buka peluang di tengah pertempuran.
Selain itu, Sucker Punch kasih kebebasan eksplorasi yang lebih gila dari sebelumnya. Ada sistem petunjuk baru buat nemuin lokasi rahasia, mulai dari interogasi musuh sampai kumpulin mission card. Pemain juga bisa pakai spyglass buat nandain tempat menarik di peta dan jalan-jalan sesuka hati ke hutan berkabut, danau berkilau, atau lembah penuh dedaunan musim gugur. Suasananya bener-bener bikin pengen berhenti sebentar cuma buat nikmatin view.

Di sepanjang perjalanan, pemain bisa nemuin Altars of Reflection buat unlock kemampuan baru kayak Perfect Parry dan Disarm Counter. Kalau nggak mau ribet nyari jalur, ada opsi beli peta dari kartografer. Kamu juga bisa bikin camp di tengah perjalanan buat istirahat, main shamisen, masak, dan siap-siap sebelum perang. Fitur camp ini nggak cuma tempat healing, tapi juga jadi hub baru di mana karakter penting dan vendor bakal datang ke tempatmu, jadi nggak perlu balik-balik ke kota. Praktis banget!
Buat urusan gaya main, ada banyak opsi kustomisasi armor, charm, dan gear sesuai selera—mau jadi ninja diam-diam atau barbar tebas sana-sini, tinggal pilih. Armor dan senjata juga bisa dicat ulang biar makin kece pas dipamerin di mode foto. Sony nggak lupa bawa balik fitur voice track Jepang dengan lip sync penuh buat vibes film samurai klasik, lengkap sama Kurosawa Mode hitam-putih yang makin sinematik.

Yang paling unik, ada dua mode baru: satu terinspirasi Takashi Miike (sutradara Ichi the Killer) yang bikin combat lebih brutal, kamera lebih dekat, dan cipratan darah makin gila. Satunya lagi hasil kolaborasi dengan Shinichirō Watanabe (sutradara Cowboy Bebop), di mana musiknya diganti jadi lo-fi beats biar eksplorasi terasa chill banget. Cocok buat pemain yang pengen sekadar jalan-jalan di dunia Ezo tanpa tegang.
Ghost of Yōtei bakal rilis eksklusif di PS5 pada 2 Oktober 2025. Selain game utamanya, Sony juga siapin konsol dan controller edisi spesial bertema Ghost of Yōtei buat para kolektor yang nggak tahan liat desain keren. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/ghost-of-yotei-pamer-gameplay-hadirkan-combat-lebih-luwes-mode-lo-fi-beats-dan-banyak-fitur-fresh/