Seiring perkembangan industri game yang semakin mainstream, ini berujung pada penekanan aturan lebih ketat termasuk untuk konten yang dinilai lebih aman bagi audiens di era sekarang. Qureate selaku developer prominen untuk game-game dengan fokus konten sensual terutama tengah merasakan tantangan ini, apalagi bagaimana mereka sempat terjerat kontroversi juga lewat game Massage Freaks hingga harus mengganti judulnya menjadi Beat Refle.
Dalam antisipasi menyambut Bunny Garden 2 yang merupakan game terbaru untuk franchise dating sim andalan mereka saat ini, Yujiro Usuda selaku pimpinan perusahaan sudah mengungkapkan berbagai insight lewat sesi wawancaranya dengan media Famitsu, termasuk tantangan untuk merilis game semacam ini apalagi dengan aturan yang semakin ketat di masing-masing platform.
Usuda paham betul dengan tantangan yang mereka hadapi, sehingga timnya selalu berusaha melakukan penyesuaian khusus agar game mereka tetap aman untuk dirilis secara luas, tapi di saat bersamaan tidak sampai mengurangi daya tarik dari game mereka baik dari premis yang selalu fresh serta konten sensualnya. Meracik konsep dan gamenya sendiri bukan hal yang dirasa sulit karena tim mereka selalu aktif melakukan brainstorming dan sering menemukan ide-ide gila, tapi bagian yang dirasa paling menantang adalah memastikan agar game mereka masih berada dalam batas aman agar bisa lolos pemasaran.
Khusus untuk Bunny Garden 2 bahkan tidak lepas dari penyesuaian khusus, karena ada beberapa perbedaan dari versi gamenya yang akan dirilis di PC dan Nintendo Switch demi memenuhi aturan dari masing-masing penyedia platform. Qureate bisa saja menghindari stres dengan menerapkan sensor, tapi mereka paham kalau ini hanya akan membuat fans sejatinya kecewa sehingga mereka akan terus menjaga fokusnya sembari memastikan agar game-game di masa mendatang tetap bisa dipasarkan dengan aman.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/dev-bunny-garden-ungkap-semakin-sulitnya-membuat-game-sensual-di-era-sekarang/