Nyobain PRAGMATA - Hack, Tembak, Bertahan dan Diana!

Ini adalah sesi hands-on kedua dengan PRAGMATA, dan dibandingkan dengan yang pertama, preview berdurasi dua jam ini terasa jauh lebih padat dengan banyak hal baru untuk dieksplorasi, mulai dari combat, hacking, progression, sampai cerita.

Di inti gameplay-nya, Pragmata adalah game hack-and-action di mana pemain berperan sebagai Hugh Williams, bertarung bersama seorang android muda bernama Diana untuk bertahan hidup melawan pasukan AI di bulan. sambil terus mencari cara untuk kembali ke Bumi. Berasa lebih seru bukan shooter biasa. Seperti apa detailnya? Mari simak artikel preview kami!

Combat System yang Lebih Variatif dan Taktis

Fundamental combat-nya secara garis besar masih sama seperti build sebelumnya, tapi kali ini variasi senjata dan musuh yang ditambahkan benar-benar membuat pengalaman jadi jauh lebih dalam.

Dari sisi senjata, Hugh memiliki empat slot senjata. Satu slot utama diisi oleh senjata default bernama Grip Gun, sebuah pistol dengan peluru tanpa batas yang secara otomatis mengisi ulang dalam waktu tertentu, berfungsi sebagai jaring pengaman supaya pemain tidak pernah benar-benar kehabisan opsi bertahan. Tiga slot lainnya bersifat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan gaya bermain masing-masing. Namun, ketiga slot ini dibatasi berdasarkan kategori: Attack Units, Defense Units, dan Tactical Units — artinya pemain hanya bisa membawa satu dari masing-masing jenis dalam satu waktu.

Attack Units jelas berfungsi sebagai senjata ofensif utama. Dalam preview ini, ada Shockwave Gun yang terasa seperti shotgun jarak dekat dengan daya hancur besar, serta Charge Piercer yang harus di-charge terlebih dahulu sebelum melepaskan serangan kuat.

Defense Units lebih fokus ke survivability dan mobilitas. Contoh yang hadir di build ini adalah Decoy Generator, sebuah alat yang menciptakan hologram untuk mengalihkan perhatian musuh dan memberikan ruang bernapas.

Sementara itu, Tactical Units berperan sebagai crowd control. Ada Stasis Net yang menciptakan area energi berbentuk setengah lingkaran untuk menahan musuh sementara waktu, serta Riot Blaster yang memberikan sensasi seperti grenade launcher dengan serangan area luas.

Variasi musuh juga meningkat drastis. Selain robot humanoid dan tipe bola yang sudah pernah terlihat sebelumnya, kini ada banyak varian baru. Robot tipe bola saja kini memiliki beberapa bentuk berbeda: tipe terbang yang agresif mengejar pemain, tipe jarak jauh dengan serangan misil, hingga tipe melee yang berputar cepat untuk memberikan damage. Yang paling mencolok adalah robot humanoid berukuran besar dengan tampilan yang hampir menyerupai manusia, menciptakan kesan yang cukup mengganggu.

Musuh besar ini juga memiliki kemampuan tambahan berupa shield. Saat shield aktif, kemampuan hacking Diana tidak bisa digunakan sampai Hugh menghancurkan bagian wajah musuh yang dilindungi. Mekanik ini memaksa pemain untuk benar-benar mengoordinasikan serangan dengan baik.

Lingkungan juga bisa dimanfaatkan dalam combat. Misalnya, instalasi laser di arena bisa diaktifkan dengan bantuan Diana yang melakukan hacking pada switch di sekitar area, memungkinkan pemain untuk menghabisi banyak musuh sekaligus.

Boss fight dalam preview ini juga terasa jauh lebih ambisius. Setting berpindah dari stasiun luar angkasa menjadi kota di bulan yang terinspirasi dari New York, memberikan skala yang jauh lebih dramatis. Boss memiliki berbagai fase dengan serangan berbeda yang menuntut adaptasi terus-menerus. Momen paling menegangkan terjadi saat boss melancarkan serangan yang mencakup seluruh area, memaksa pemain untuk memanjat bangunan yang muncul secara acak dan bertahan di ketinggian sampai serangan berakhir.

Hacking System yang Jadi Kunci Pertempuran

Saat mengendalikan Hugh dalam combat, pemain juga harus secara bersamaan mengatur hacking yang dilakukan oleh Diana. Setiap musuh memiliki panel hacking dengan struktur berbeda, membuat setiap proses hacking terasa unik. Jika hacking berhasil diselesaikan tanpa terkena damage, armor musuh akan hilang dan mereka menjadi jauh lebih rentan terhadap serangan.

Panel hacking berisi berbagai node yang harus dilalui pemain menggunakan cursor menuju titik akhir berwarna hijau. Semakin banyak node biru yang terhubung, semakin besar efek hacking yang dihasilkan, baik dari sisi damage maupun durasi. Namun, menghubungkan semua node biru tidak selalu diperlukan, sehingga pemain harus cepat membaca situasi dan menentukan jalur terbaik.

Selain node biru dan hijau, ada juga node kuning yang memberikan efek spesial ketika digunakan. Efek ini bisa sangat menentukan jalannya pertarungan, seperti menurunkan defense musuh atau bahkan melakukan hacking ke beberapa target sekaligus. Jenis node kuning yang tersedia bergantung pada loadout yang dibawa Hugh.

Pemain bisa memilih node sebelum berangkat dari Shelter, dan juga bisa menemukan atau mengganti node saat eksplorasi. Menariknya, penggunaan node kuning akan mengonsumsi item tersebut dari inventory, sehingga manajemen resource menjadi bagian penting dari strategi.

Hacking tidak hanya berlaku untuk musuh. Diana juga bisa berinteraksi dengan berbagai elemen lingkungan seperti pintu terkunci, jebakan, bahkan misil yang ditembakkan musuh. Jika berhasil di-hack, misil tersebut bisa dibalik arahnya dan dikirim kembali ke musuh.

Progression System yang Lebih Terstruktur

Build kali ini memberikan gambaran yang jauh lebih jelas tentang sistem progression yang mencakup Hugh, Diana, dan perkembangan run secara keseluruhan.

Salah satu yang paling menarik adalah sistem Cabin. Ini adalah mekanik unik berbasis bingo yang melibatkan robot bernama Cabin di Shelter. Pemain mengumpulkan Cabin Coins selama eksplorasi, lalu menggunakannya untuk membuka tile di papan bingo. Menyelesaikan satu baris akan memicu Bingo dan memberikan reward yang lebih kuat, menggabungkan elemen strategi dengan sensasi keberuntungan.

Shelter juga bisa ditingkatkan level-nya. Setiap menyelesaikan stage besar, pemain mendapatkan Shelter License Key yang meningkatkan level Shelter. Upgrade ini membuka skill dan item baru sekaligus meningkatkan batas dari upgrade yang sudah ada.

Untuk peningkatan stat, pemain bisa menggunakan Upgrade Components berupa kubus kuning yang ditemukan selama eksplorasi. Komponen ini bisa dialokasikan ke tiga aspek utama: damage senjata Hugh, defense suit Hugh, dan kemampuan hacking Diana.

Electronic Coins digunakan di 3D printer dalam Shelter. Semua senjata dan node hacking yang ditemukan selama permainan akan masuk ke database printer, di mana pemain bisa membuat, meningkatkan, atau membuka item baru menggunakan koin tersebut. Menyesuaikan build dengan gaya bermain dan jenis musuh menjadi kunci dalam menghadapi tantangan yang lebih sulit.

Sementara itu, perkembangan Diana terasa lebih natural karena beberapa kemampuannya terbuka melalui progres cerita, membuat pertumbuhan karakternya terasa lebih menyatu dengan narasi.

Cerita yang Fokus pada Hubungan Dua Karakter

Pragmata mengambil setting di masa depan dekat, di mana manusia menemukan lunum ore yang kemudian digunakan untuk menciptakan Lunafilament — material revolusioner yang bisa mereplikasi apa pun selama datanya tersedia.

Suatu hari, komunikasi dengan stasiun penelitian di bulan yang menjadi pusat pengembangan Lunafilament tiba-tiba terputus. Tim penyelamat segera dikirim, namun setelah mendarat, gempa besar terjadi di bulan dan memisahkan seluruh anggota tim. Hugh Williams ditemukan dalam kondisi tidak sadar dan terluka parah, hingga akhirnya diselamatkan oleh seorang android misterius berbentuk gadis kecil bernama Diana, yang merupakan entitas Pragmata yang diciptakan dari Lunafilament.

Kesunyian bulan menjadi latar dari hubungan mereka yang perlahan berkembang. Terisolasi tanpa bantuan, hubungan antara Hugh dan Diana terasa semakin dalam. Yang menarik, game ini tidak mengambil pendekatan klise di mana karakter dewasa hanya melindungi anak kecil. Hugh dan Diana berada di posisi setara, saling bergantung satu sama lain, dan berkembang bersama. Hubungan ini terasa kuat dan autentik, membuat pemain mudah terikat dengan keduanya.

Visual dan Audio yang Semakin Matang

Peningkatan visual dari build sebelumnya langsung terasa. Rambut Diana yang sebelumnya terlihat kaku kini bergerak jauh lebih natural dengan animasi yang halus.

Lingkungan juga tampil sangat impresif. Kota bergaya New York yang dipindahkan ke permukaan bulan menciptakan kontras menarik antara neon cyberpunk dan lanskap bulan yang tandus, menghasilkan atmosfer yang unik sekaligus terasa post-apocalyptic.

Boss fight menjadi highlight dari sisi presentasi. Skala pertarungan yang besar, efek visual yang mencolok, serta desain audio yang solid menciptakan pengalaman yang imersif dan penuh tekanan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, preview dua jam ini berhasil meningkatkan ekspektasi terhadap arah pengembangan Pragmata. Kombinasi antara combat dan hacking terasa solid, sistem progression yang berlapis memberikan kedalaman, dan hubungan antara Hugh dan Diana berkembang dengan cara yang menarik di tengah lingkungan bulan yang dingin dan tidak bersahabat.

Peningkatan dari sisi visual dan audio juga memperkuat kesan bahwa proyek ini sedang menuju sesuatu yang spesial. Jika versi final mampu mempertahankan kualitas dan kepadatan konten seperti yang ditampilkan di preview ini, Pragmata punya potensi besar untuk meninggalkan kesan yang kuat. Untuk sekarang, game ini jelas jadi salah satu yang wajib terus dipantau.


PRAGMATA akan dirilis pada 17 April mendatang untuk PlayStation 5, Xbox Series dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/nyobain-pragmata-hack-tembak-bertahan-dan-diana/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *