Segala Hal Tentang DLC Diablo 4: Lord Of Hatred. Sumber: Official Site
- Dua kelas baru: Konfirmasi hadirnya Warlock yang lebih kuat dan Paladin sebagai pasangan yin-yang dalam DLC.
- Area dan lore baru: Perkenalan wilayah Skovos dan kota Temis sebagai pusat cerita tentang Askari dan Firstborn.
- Fitur end game dan QoL: Sistem War Plan, event Echoing Hatred, serta peningkatan Skill Tree, talisman, Horadric Cube, dan loot filter.
Penafian: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Segala Hal Tentang DLC Diablo 4: Lord Of Hatred
Bagi para fans hardcore waralaba “iblis” milik Blizzard, DLC Diablo IV: Lord of Hatred masih menjadi topik hangat. Pasalnya, ada begitu banyak konten keren baru di DLC kali ini.
Perhatian utama khalayak sendiri berada pada dua kelas baru yang sudah muncul official trailer-nya. Nah jika kamu salah satu fans yang juga penasaran, yuk langsung cekidot aja!
Rekomendasi Produk MLBB
Baca juga:
Evolusi Tertinggi Warlock

Sejauh ini sudah terkonfirmasi bahwa Blizzard memang secara sengaja merancang adanya perkembangan lore dari Warlock pada perilisannya di ketiga instalasi terakhir waralaba ini.
Terkhusus kehadirannya di instalasi yang teranyar, Warlock hadir dalam bentuk paripurnanya – dengan segala kapasitas magic yang jauh lebih kuat dari versi Warlock di instalasi lainnya.
Dan dengan tema sihir hitam yang kental itulah, Blizzard ingin agar DLC ini menjadi terlihat seimbang: dua sisi “Yin dan Yang”, dengan Paladin sang ksatria pengguna kekuatan suci.
Lore Dan Area Baru

Di instalasi terkininya itu, Blizzard memang sengaja mengadaptasi tren kekinian: mengusung map open-world. So wajar jika kehadiran DLC juga akan memperkenal area eksplorasi baru.
Maka tersebutlah Skovos, area berbahaya yang terdiri dari berbagai jenis lansekap, mulai dari kota pelabuhan, kuil-kuil kuno, pegunungan serta dataran tinggi, dan masih banyak lagi.
Salah satu wilayah yang paling menarik perhatian adalah Temis, kota kerajaan yang akan menjadi pusat lore dari DLC ini. Sekilas lansekapnya mirip Minas Tirith dari Lord of the Rings.
Bedanya, kota ini minggir laut – kental akan suasana urban klasik Mediterania. Di sinilah berbagai rahasia mengenai Askari, Prime Evils, Firstborn, hingga Ancient Wars akan terkuak.
Fitur End Game Anyar

Akan terasa hambar jika game kekinian tidak developer sertai dengan mode end game yang bisa konsisten menyita minat player-nya. Yap, story dan lore yang bagus sudah tidak cukup.
Berbeda dari instalasi sebelumnya, Diablo IV menawarkan cukup banyak mode yang bisa player pilih. So, biar memudahkan, maka Blizzard memperkenalkan fitur baru: “War Plan”.
Di sini player bisa memilih lima mode dan membentuk “playlist” personal. Setiap kombinasi mode ini akan membuka reward yang berbeda juga – membuka kesempatan berekperimen.
Tak hanya itu, jika player berhasil menyelesaikannya, akan ada progresi skill tree khusus yang bisa mereka gunakan untuk memodifikasi experience dari keseluruhan fitur War Plan ini.
Tujuan developer tentu saja hanya satu: supaya player bisa merasakan adanya gameplay dinamis sehingga berbagai mode end game yang tersedia tidak menjadi terlampau monoton.
Event Hyper Rare

Keberadaan event sudah menjadi praktik yang familiar di kalangan komunitas fanbase sejak dari instalasi yang ketiga. Karena itu Blizzard kembali menggunakan formulasi yang sama.
Kali ini mereka merilis event yang berjuluk ‘Echoing Hatred’. Untuk bisa mengaksesnya player harus mendapatkan (drop) semacam kunci super langka bernama ‘Echoing Treasure’.
Buat para player veteran, mekaniknya mirip seperti ‘Echoing Nightmare’: gelombang musuh spawning tanpa henti dengan tingkat kesukaran yang terus meningkat dan semakin sulit!
Peningkatan Quality Of Life (QoL)

Sebagai bagian dari perayaan ultah tiga dekadenya, Blizzard ingin menyiratkan bahwa update kali ini tidak hanya tentang membawa hal baru, tapi juga mendengar input para fans.
Karena itu, mereka juga merancang beberapa pembaharuan dan upgrade di berbagai lini sesuai keinginan dan kritik dari komunitas. Berikut VCGamers rangkumkan detailnya:
- Blizzard mendengar para netizen yang sering mencemooh “Skill Twig” (Ranting Skill) alih-alih menggunakan penyebutan Skill Tree (Pohon Skill) – saking minimnya opsi. Mereka membandingkan dengan “Skill Jungle” empunya Path of Exile 2 yang benar-benar “lebat”. Karena itulah, DLC kali ini akan menambahkan lebih banyak variasi pada Skill Tree untuk lebih memperluas playstyle yang ada;
- Kembalinya sistem talisman dan charm yang dapat memberikan berbagai bonus pelengkapan build sets;
- Kembalinya Horadric Cube, dengan mempertahankan beberapa resep lama dan juga penambahan yang baru, seperti ‘3 to 1 Transmutation’, ‘Add Affix’, ‘Transfigure Item’, dll.;
- Penambahan opsi ‘Loot Filter’ yang memudahkan player ketika memulung drop yang bertaburan di tanah.
Baca juga:
Nah itulah tadi pembahasan lengkap tentang DLC terbaru Lord of Hatred. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa share juga ke sosial mediamu dan teman lainnya ya!
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://www.vcgamers.com/news/segala-hal-tentang-dlc-diablo-4-lord-of-hatred/
