Setelah hampir tiga dekade lamanya, seri original Final Fantasy Tactics kembali bangkit dengan remaster terbaru yang kini diberi judul The Ivalice Chronicles. Versi yang ditingkatkan ini seolah menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya tactical RPG legendaris ini ikut tersedia di PC. Tapi apa yang membuat rilis ulang ini layak untuk dimainkan kembali atau untuk dilirik pendatang baru? Pada review kali ini kami sudah membahas Final Fantasy Tactics – The Ivalice Chronicles secara lebih dalam yang berfokus pada perombakan hingga bagian yang kurang mengenakan.
Dua Cara Menikmati Ivalice
The Ivalice Chronicles menawarkan pemain pilihan antara dua mode. Classic mode menggunakan teks dialog War of the Lions yang menghadirkan game original tanpa adegan, karakter, atau Job baru. Sementara edisi enhanced yang menjadi fokus pada review ini mencakup voice acting penuh, dialog yang ditulis ulang, dan banyak fitur tambahan yang mengubah pengalaman bermain menjadi lebih dari sekadar remaster sederhana.

Remaster ini membawa beberapa tingkat kesulitan dengan Tactician sebagai yang paling menantang. Dalam mode ini, serangan karakter dalam skuadmu menjadi lebih lemah, musuh lebih kuat, dan bos memiliki peningkatan HP yang signifikan. Bahkan skuad dengan level tinggi pun bisa kesulitan menghadapi bos tanpa persiapan dan strategi yang tepat, sehingga mode ini memang terasa ideal untuk dicoba pemain veteran.
Cerita Fresh dan Lebih Hidup dengan Voice Act Penuh
Seri original Final Fantasy Tactics dirancang sebagai pengalaman penuh dengan teks yang harus dibaca. Untuk The Ivalice Chronicles, Yasumi Matsuno selaku sang kreator kembali terlibat menulis ulang naskahnya untuk mengakomodasi voice acting penuh yang dibawakan oleh para pengisi suara terkenal. Penulisan ulang ini secara halus mengubah hubungan dan dinamika karakter sepanjang jalan cerita.

Gaffgarion yang merupakan tentara bayaran dan pembimbing protagonis Ramza terasa lebih masuk akal dalam versi ini. Beberapa percakapan menunjukkan dia mendorong Ramza untuk kembali ke House Beoulve dan merebut kembali tempatnya di kalangan bangsawan. Dialog yang ditingkatkan juga menggambarkan lebih jelas struktur sosial yang runyam di Ivalice, menyoroti bagaimana bangsawan seperti Argath dan Goltanna memandang rakyat jelata sebagai sekedar hewan ternak, sementara karakter seperti Ramza dan Orlandeau melihat semua manusia di posisi setara tanpa memandang status.

Selain cerita utama, The Ivalice Chronicles juga memiliki fitur menu bernama State of the Realm yang melacak kondisi politik luas Ivalice. Fitur ini mencantumkan tokoh kunci, konflik militer, dan peristiwa besar, sehingga memungkinkan pemain menelusuri perkembangan masa lalu dan meninjau jalinan cerita kompleks di seluruh dunia saat Ramza berkelana. Fitur ini memang dirancang hampir mirip dengan yang ada di Final Fantasy XVI, dan kebetulan karena developer yang menggarap keduanya adalah Creative Unit 3.
Menyelami Sistem Job
Sistem job tetap menjadi salah satu fitur terkuat game ini. Semua karakter generik memulai dengan akses ke kelas Squire dan Chemist. Dalam pertempuran, aksi yang berhasil dieksekusi akan memberikan EXP untuk level karakter dan JP (Job Points) untuk mempelajari skill serta meningkatkan level job di kelas tertentu.

Sistem ini membuka job baru dengan meningkatkan level job lainnya, sehingga menciptakan jalur progress yang mendorong eksperimen. Pemain bisa mencampur dan mencocokkan kemampuan dari berbagai job untuk menciptakan build karakter dan komposisi tim unik. Ingin tim monster? Sekelompok Black Mage yang menggunakan teknik Samurai? Chemist dan Orator bersenjata api? Sistem ini mendukung semua pendekatan tersebut dan masih banyak lagi.

Fleksibilitas ini juga memengaruhi cara pemain menikmati gamenya. Mereka yang suka optimasi bisa meluangkan waktu untuk grinding dan min-maxing karakter. Mereka yang lebih suka pengalaman sederhana dapat menyelesaikan game tanpa grinding berlebihan. Semua itu tentunya sangat berguna untuk memperkuat sisi replayability.
Peningkatan QoL dan Bagian yang Kurang Mengenakan
Ada dua peningkatan paling mencolok dalam remaster ini di sisi QoL. Pertama, beberapa pertempuran cerita yang harus diselesaikan dalam pertarungan berturut-turut kini memungkinkan pemain mundur dan mengulang progres jika diperlukan. Ini memperbaiki salah satu lonjakan kesulitan paling mengganggu dari game originalnya, seperti di pertarungan satu lawan satu melawan Wiegraf yang menjebak pemain yang tidak siap tanpa jalan keluar. Kedua, menekan R1 selama pertempuran akan mempercepat animasi pertarungan. Penambahan kecil ini membuat grinding dan sesi pertempuran panjang jadi jauh lebih tidak membosankan.

Meskipun kualitas keseluruhan dari remaster ini sudah sangat baik, ada beberapa perubahan yang cukup dipertanyakan. Contohnya seperti efek suara Chocobo telah diubah dengan cara yang mungkin tidak disukai fans lama. Selain itu, beberapa pemain mungkin lebih menyukai performa suara Construct 7 dibanding Construct 8 dalam versi barunya ini. Selain itu gamenya juga masih tidak punya banyak konten post-game seperti seri terdahylu. Tapi voice acting penuh dan minigame baru yang dapat diakses melalui pencarian harta selama misi sampingan membantu menutupi keterbatasan tadi.
Kesimpulan

Final Fantasy Tactics – The Ivalice Chronicles membuktikan reputasinya sebagai sebuah mahakarya di genre tactical RPG. Game ini menunjukkan kalau art direction yang khas bisa menciptakan estetika abadi. Lebih penting lagi, kedalaman dan fleksibilitas sistem job menawarkan pengalaman strategi yang tetap menarik bahkan beberapa dekade setelah rilis game originalnya.
Baik saat membangun komposisi tim sempurna atau sekadar menikmati salah satu cerita RPG terbaik, versi remaster ini menghadirkan opsi definitif untuk memainkan Final Fantasy Tactics di era sekarang. Bagi siapa pun yang menyukai gameplay strategi dan kustomisasi karakter, ini tentunya adalah RPG yang patut dicoba setidaknya sekali seumur hidup bahkan meski hanya untuk menikmati ceritanya.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
The Review
Final Fantasy Tactics – The Ivalice Chronicles
PROS
- Sistem Job yang mendalam dan kaya eksperimen
- Kini dengan voice act penuh yang sangat berkualitas
- Buff esensial untuk beragam skill “charge”
- Presentasi UI menawan dengan tambahan fitur State of the Realm
CONS
- Minimnya konten New Game+
Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/review-final-fantasy-tactics-the-ivalice-chronicles-kebangkitan-manis-rpg-strategi-legendaris/