Preview Once Upon a Katamari - Perpaduan Gaya Klasik yang Unik dengan Sentuhan Fitur Baru, Bikin Ketagihan!

Kami berkesempatan mencoba Once Upon a KATAMARI selama sekitar satu jam. Dalam waktu tersebut, kami menemukan berbagai hal menarik, mulai dari kustomisasi, hingga tiga jenis area yang berbeda. Yang berbeda kali ini adalah, semua ini bisa dimainkan secara offline, yang mana kita akan menggulingkan bola Katamari dengan tiga karakter AI lainnya melalui berbagai mode dan area yang tersedia.

Apa yang Baru & Apa yang Kembali

Gameplay utama dari Once Upon a Katamari tetap mengusung konsep dar seri-seri sebelumnya. Yaitu, pemain mengharuskan untuk mengguling dan melahap banyak benda supaya bola Katamari tumbuh menjadi lebih besar. Melihat bola Katamari melahap benda mulai dari yang kecil seperti mainan dan makanan ringan, lalu secara bertahap beralih ke furnitur, kendaraan, hingga akhirnya bangunan raksasa, tetap memberikan kepuasan yang otentik. Gaya unik dan skala game yang khas juga tetap dipertahankan, menjadikan humor unik Katamari tetap hidup. Setiap area dipenuh dengan objek yang berwarna-warni seperti mainan, serta kekacauan yang dibuat menjadikan seri ini begitu dicintai oleh penggemarnya.

Once Upon a Katamari juga memperkenalkan beberapa fitur baru yang memperkaya pengalaman bermain. Salah satunya adalah mekanik item yang memberikan pemain cara baru untuk melahap objek. Seperti Item magnet yang memungkinkan pemain menarik benda-benda kecil atau yang sulit dijangkau masuk ke dalam katamari. Ada juga peningkatan pada kustomisasi, yang mana pemain bisa memilih untuk bermain sebagai Prince atau salah satu sepupunya, serta menyesuaikan warna dan fitur wajah karakter untuk memberikan sentuhan pribadi. Map yang memiliki tema berbeda juga menjadi salah satu sorotan utama, dengan area seperti Yunani Kuno dan Jepang Edo yang masing-masing menawarkan tujuan dan objek unik untuk dilahap, lengkap dengan kejutan-kejutan yang berhubungan dengan latar budaya mereka. Tak hanya itu, ada mode online khusus bernama KatamariBall, yang memungkinkan empat pemain bisa bersaing untuk melihat siapa yang menggulung benda terbanyak. Ada juga mode ini yang bisa dimainkan secara offline, tetap memungkinkan pemain untuk melawan musuh AI, sehingga persaingan tetap terasa seru.

Melalui semua fitur ini, ada item-item bantuan yang membuat gameplay semakin seru. Ada item Timer yang bisa menghentikan waktu dan memberi pemain beberapa detik tambahan untuk mengumpulkan lebih banyak objek sebelum waktu kembali berjalan. Item Magnet yang akan memudahkan pemain mengumpulkan barang-barang yang tersebar, sementara radar berfungsi sebagai panduan, mengarahkan pemain kepada objek yang sulit ditemukan. Secara keseluruhan, item-item ini berguna untuk memberikan tambahan variasi kita melakukan misi dan juga menjadikan melahap objek menjadi permainan yang makin kacau dan strategis, makin seru.

Mode & Area

Map atau area di Once Upon a Katamari terasa seperti mengunjungi taman hiburan raksasa yang penuh warna, dengan setiap planet menawarkan “atraksi” uniknya sendiri. Dalam sesi preview kami, kami menjelajahi tiga area berbeda termasuk Yunani Kuno, Jepang Edo, dan Era Sekarang tanpa tema khusus. Setiap lokasi tidak hanya mengubah tampilan objek yang dilahap dan digulung, tetapi juga memiliki aturan tersendiri di misinya, yang memberikan setiap tahap memiliki kepribadian dan nuansanya masing-masing.

Salah satu map ada yang sangat simpel sampai-sampai hampir seperti tutorial. Pemain akan diberikan waktu kurang dari satu menit untuk menggulung katamari hingga mencapai ukuran target. Terdengar mudah, tetapi ketika waktu terus berdetak, setiap detik sangat berarti. Untungnya, ada item-item yang membantu, seperti timer yang bisa menghentikan waktu untuk beberapa detik, memberi pemain kesempatan untuk menggulung lebih banyak objek sebelum waktu dilanjutkan.

Misi lainnya membawa tantangan yang berbeda dan sejujurnya, ini adalah tahap yang paling seru dan paling intens yang kami coba. Misi kali ini adalah mengumpulkan permen dalam waktu 8 menit. Pemain harus mengumpulkan permen, kue, dan makanan penutup ke dalam katamari. Kedengarannya simpel, bukan? Masalahnya adalah, mengambil objek yang salah akan mengurangi poin, jadi bukan soal membuat katamari jadi besar, tetapi juga soal presisi.

Tepat saat kami merasa sudah mulai menguasai ritmenya, pada sekitar 4 menit, Seorang NPC muncul dan mulai melemparkan mentimun ke arah kami berusaha merusak jalannya permainan. Progres kami sempat mencapai 56%, tapi karena satu kesalahan saja, progresnya langsung turun jadi 36%, dan gradenya pun langsung berubah dari B menjadi C. Hal ini tentu terasa menyebalkan, tetapi dengan munculnya NPC aneh itu justru membuat misinya menjadi sangat menyenangkan.

Secara keseluruhan, misi-misi dalam Once Upon a Katamari tetap mempertahankan keos yang khas dari franchise ini. Baik itu para filsuf, permen, atau orang-orang yang sedang makan, game ini terus-menerus mengejutkan pemain dengan tujuan yang hanya masuk akal dalam dunia Katamari yang aneh dan penuh keajaiban.

Musik

Jika gameplaynya sudah cukup keos, soundtracknya semakin menambah kekacauan tersebut. Musiknya penuh energi, mudah diingat, dan terkadang benar-benar nyeleneh dan sangat cocok dengan suasana di tiap area. Baik saat melahap dan menggulung di Yunani Kuno atau mengejar permen di arena penuh gula, irama musiknya tetap menjaga energi tinggi dan menambah keseruan yang kocak.

Kesimpulan

Dari apa yang kami coba, Once Upon a Katamari terasa seperti kembalinya seri ini dengan sangat baik, mempertahankan semua elemen yang disukai penggemar sekaligus menambahkan beberapa sentuhan baru yang cukup untuk membuat pengalaman melahap dengan bola katamari tetap segar. Proses dari memperbesar katamarimu, mulai dari benda-benda kecil hingga menjadi bola raksasa yang menelan dunia, tetap seseru dan senagih seperti seri sebelumnya. Item-item baru seperti magnet, timer, dan radar menambah variasi tanpa membuatnya terlalu rumit. Meskipun kami hanya mencoba bermain offline melawan AI, hadirnya KatamariBall sebagai satu-satunya mode online game ini menunjukkan bahwa akan ada banyak keseruan kompetitif saat versi rampungnya dirilis. Dengan soundtrack yang ceria dan energik serta banyak karakter yang bisa dikustomisasi, Once Upon a Katamari terasa familiar sekaligus menyegarkan dan kocak.

Once Upon a Katamari sendiri akan hadir pada 24 Oktober mendatang untuk PC via Steam dan konsol melalui Switch, PS5, dan juga Xbox Series X|S. Info lengkap gamenya bisa diakses DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.



Borderlands 4 Rilis 12 September!


Ingin mendapat update terkini dari Borderlands 4? Halaman all-in-one kami sudah merangkum berita, gameplay, ulasan, hingga perbandingan edisi penjualan yang bisa membantumu mendapat semua informasi sebelum memutuskan untuk terjun ke gamenya!



Kunjungi Halaman


Sampai jumpa di Kairos!



Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun Twitter dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/preview-once-upon-a-katamari-perpaduan-gaya-klasik-yang-unik-dengan-sentuhan-fitur-baru-bikin-nambah-nagih/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *