Nyobain Resident Evil Requiem di gamescom 2025 - Masih Menyentuh Permukaan!

Dalam liputan ke ajang gamescom 2025 yang berlangsung di Jerman, kami berkesempatan nyobain Resident Evil Requiem lebih dulu. Kami memainkan demo khususnya di PlayStation selama 25 menit dan game ini memang berhasil memberi pengalaman horor yang sangat menarik, apalagi dari sudut pandang karakter utama barunya yaitu Grace Ashcroft. 

Seperti yang mungkin sudah diketahui, dalam game ini kita bisa memilih antara bermain menggunakan sudut pandang firs person atau third person, dan kami memutuskan untuk mencoba first person karena itu adalah setting yang direkomendasikan, dan siapa sangka kalau ini menjadi keputusan yang cukup membuat kami menyesal. Ini karena gamenya seketika jadi jauh lebih menakutkan dalam mode 1st person karena sudut pandang jadi lebih terfokus ke suasana lingkunagn dan bahaya yang mengintai, sedangkan dalam mode 3rd person setidaknya kita bisa mengapresiasi sosok menawan Grace. Tapi saat mata dialihkan jadi karakter utama, kalian otomatis jadi lebih sensitif dengan suara yang lumayan jadi faktor utama kenapa game horor bisa terasa menyeramkan.

Banyak sekali momen di mana suasana makin tegang karena efek suara-suara ini, background musik makin ngeri, dan nafas Grace makin kencang yang membuat kami jadi lumayan panik. Ini adalah salah satu momen paling mengerikan ketika kami memainkan demo Resident Evil Requiem. Grace sendiri memang jauh lebih rapuh dibanding Leon atau Jill yang selalu siap melawan balik berbagai macam musuh. Tapi di game ini reaksi Grace tiap kali melihat monster adalah panik ketakutan, dan itu hasilnya membuat kami jadi ikut panik juga, dan hal inilah yang bikin pengalaman bermain terasa benar-benar berbeda dari RE sebelumnya. Ini termasuk Resident Evil 7 dan Village karena terlepas dari fokus kedua game tersebut yang juga lebih mengarah ke sensasi horor, tapi Ethan sebagai sang karakter utama seolah digambarkan sebagai sosok yang tidak kenal takut. 

Berbicara soal sumber kepanikan, tentu ini tidak lepas dari sang monster yaitu musuh Stalker kita. Pada demo yang kami mainkan, kami hanya dikejar kejar saja dan belum diberi cara untuk melawan balik selain menggiringnya ke sumber cahaya, karena monster ini ternyata adalah kelemahannya. Desain Monsternya juga cukup efektif untuk memberi kesan seram dengan tubuh yang besar dan bentuk yang aneh, hingga suara hentakannya yang kencang dan membuat jantung kami berdegup, apalagi karena momen di mana kamu akan bermain kejar-kejaran dengannya selalu berada di tempat gelap dengan pencahayaan minim dari korek api Grace. 

Sama seperti seri Resident Evil lainnya, game ini juga masih sangat kental dengan objektif dimana kalian perlu melakukan eksplorasi area, mencari petunjuk atau alat yang membantu membuka jalan baru, dan cara bagaimana kita bisa keluar dari area tersebut, sembari di kejar atau dikagetkan dengan monster yang ada. Gamenya cukup ramah dalam memandu kalian untuk menghindari bahaya seperti memberi hint kalau monster yang mengejar memang takut dengan cahaya, jadi artinya ruangan yang terang adalah safe haven kalian. Tapi tentu rasa aman itu sirna di tengah jalan ketika listrik padam, dan kegelapan total jadi musuh utama kalian.

Kami lumayan menikmati waktu bermain dengan demo ini yang bisa membuat kita merasa aman dulu, lalu langsung menarik rasa aman itu untuk bilang kalau kalian harus selalu waspada, karena tidak ada tempat yang aman. Mengesampingkan impresi positif yang kami dapat dari demo ini, Resident Evil Requiem sepertinya masih bermain terlalu aman dari sisi marketing, karena Capcom mungkin baru memberi kita sebagian kecil atau permukaan dasar dari game sesungguhnya. 

Bagi yang sudah tidak sabar menantikan rilisnya, Resident Evil Requiem akan tiba pada 27 Februari 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series, dan PC. Kamu bisa pantau segala perkembangan terupdate mengenai gamenya lewat website resmi mereka DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.


Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun Twitter dan YouTube resmi! Langsung saja follow:

 

 




Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!

@gamerwk_id

Artikel ini Rangkuman Dari Berita : https://gamerwk.com/nyobain-resident-evil-requiem-di-gamescom-2025-masih-menyentuh-permukaan/

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *